"Nanti kalau sudah selesai (kasus T), cari lagi bebek," ucapnya.
Dengan memelihara bebek, T sendiri telah membantu adik-adiknya bersekolah hingga pendidikan kuliah.
Sebelumnya, kasus duel maut terjadi pada Selasa (19/3/2024) siang.
Berawal dari T yang tengah mengangon bebek di persawahan terlibat cekcok dengan S, hingga terjadi adu pukul di sawah.
S yang masih belum terima lalu memanggil kakak yakni W, setibanya di lokasi W lalu mengambil balok kayu di sekitar memukul T.
T dapat menangkis pukulan, dan mendaratkan pukulan balasan ke W. Hingga akhirnya W tergeletak masih bernafas, sebelum akhirnya meninggal.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kata Orang Tua Tersangka Duel Maut Peternak Bebek di Klaten, Anaknya Tidak Berani Memukul Duluan
Dan Nasib Ratusan Bebek Milik Tersangka Duel Maut Peternak Bebek di Klaten