Pelaku menjawab dirinya telah khilaf.
Setelah kejadian, pelaku pergi ke masjid untuk buang air besar kemudian menuju pasar untuk menenangkan diri.
Pelaku yang sedang duduk pun ditemui kepala dusun dan dibujuk untuk menyerahkan diri.
"Terhadap terduga pelaku kini disangka melanggar Pasal 338 KUHP Jo 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun," pungkas AKP Syafrinaldi.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Kronologi Pembunuhan Tragis di Sawahlunto Sumbar: Terhalang BAB, Pelaku Emosi Lalu Bacok Korban
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunPadang.com, Rezi Azwar)