Surawi menyatakan, harus memulangkan seluruh murid di lembaga pendidikannya, guna mencegah kemungkinan lebih buruk lagi.
"Anak-anak kami pulangkan karena kondisi lumayan chaos. Tapi besok sudah bisa belajar seperti biasa, kecuali yang 32 itu kami liburkan," jelas Surawi.
Sebab, ia khawatir kejadian kesurupan itu bisa terulang kembali saat kegiatan belajar mengajar.
Sebagian artikel ini telah tayang di JatimTimur.com dengan judul Puluhan Murid SMPN 4 Jember Kesurupan usai Upacara Bendera.
(Tribunnews.com/Isti Prasetya, TribunJatim-Timur.com/Imam Nawawi, Kompas.com/Bagus Supriadi)
Baca tanpa iklan