Namun, ia tidak bisa menyangkal bahwa dirinyalah yang membawa senjata tersebut saat tawuran terjadi.
“Gak tahu, Pak, anak situ. (Yang bawa celurit ini saat tawuran) iya, saya,” ujarnya polos saat diinterogasi petugas. (Tribun Madura/Luhur Pambudi)
Artikel ini telah tayang di TribunMadura.com dengan judul Gangster di Surabaya Niat Perang Sahur Jelang Sahur, Endingnya Terbirit-birit Dikejar Polisi
Baca tanpa iklan