News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Awal Mula Masalah Warisan yang Bikin Ayah dan Anak di Blora Tewas Diracun Adik Ipar

Penulis: Nina Yuniar
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI KORBAN PEMBUNUHAN - Muslikin (45) dan anak bungsunya, S (9) tewas diracun di rumahnya di Dukuh Wangil, Desa Sambonganyar, Kecamatan Ngawen, Blora, pada Jumat (21/2/2025). Pelakunya adalah MK, adik ipar korban. Motif pelaku adalah sakit hati dan dendam tentang masalah warisan.

“Dulu pernah cekcok lewat WA, dia bilang, 'pokoknya ada yang mati salah satu'," beber Maspupah.

Maspupah pun berharap agar pelaku yang telah membunuh suami dan anak bungsunya itu dihukum dengan hukuman yang setimpal.

"Harapannya hukuman yang setimpal, yang seadil-adilnya, buat anak dan suami saya," ucapnya.

Pernyataan serupa mengenai masalah warisan juga disampaikan Kepala Desa (Kades) Sambonganyar, Teguh Mulyo Utomo.

Teguh mengatakan sempat melihat terjadi ketidaksepahaman antara MK dengan mertuanya terkait pembelian tanah.

"Waktu itu, mertua MK ingin menjual tanah di bagian timur, tetapi MK ingin membeli yang bagian barat. Mungkin dari situ mulai ada perasaan tidak puas," papar Teguh.

Polisi sebelumnya membongkar makam kedua korban pada Jumat (28/2/2025) guna kepentingan autopsi.

Pembongkaran makam ini dilakukan untuk memastikan penyebab kematian kedua korban.

Hingga kini, Satreskrim Polres Blora masih menunggu hasil autopsi dari Tim Kedokteran Forensik Biddokkes Polda Jateng.

Polisi juga terus mendalami kasus pembunuhan berencana ini untuk mengungkap fakta-fakta lebih lanjut.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul "Harus Ada Yang Mati!" Pelaku Pembunuhan Berencana Ayah dan Anak di Blora Gara-gara Kayu Jati

(Tribunnews.com/Nina Yuniar) (TribunJateng.com/M Iqbal Shukri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini