TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Abdurrachman Z (52) seorang Karyawan swasta, warga Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Sumatra Utara (Sumut) ditangkap polisi karena terkait aksi premanisme.
Penangkapan bermula saat polisi menerima laporan aksi premanisme di Jalan Sei Kera, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, pada Rabu (21/5/2025) Sekira pukul 00.00 WIB.
Polisi kemudian melakukan pencarian dan pengembangan terhadap orang yang diduga melakukan aksi premanisme.
Baca juga: Daftar 8 Ormas di Depok Tandatangani Kesepakatan dengan Polisi: Samakan Persepsi Tentang Premanisme
Kanit Resmob Iptu Eko Sanjaya berhasil menemukan alamat rumah pelaku dan saat itu pelaku sedang berada di rumah.
Petugas kepolisian pun langsung mengamankan pelaku premanisme di rumahnya.
"Petugas kepolisian berhasil menangkap pelaku premanisme bernama Abdurrachman Z, (52) di rumahnya dan juga barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2017 warna Putih Merah BK 3087 AGK yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya," kata Kanit Resmob Iptu Eko Sanjaya, Rabu (21/5/2025).
Paksa minta uang
Sebelumnya beredar di media sosial Instagram video seorang pria yang diduga preman meminta paksa uang ke salah satu rumah di Jalan Sei Kera, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Rabu (21/5/2025).
Berdasarkan video unggahan di media sosial Instagram akun @medancyber_official, Seorang warga mengalami kejadian tak masuk akal.
Mobil yang diparkir di halaman rumah sendiri malah dimintai uang bulanan oleh oknum preman.
Kejadian terjadi di Jalan Sei Kera, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan pada Selasa (20/5/2025).
Baca juga: FKPPI: Sikap Wamen Todotua Pasaribu Tindak Premanisme Investasi Bentuk Komitmen Pemerintah
Aksi pelaku terekam jelas di Closed-Circuit Televisi (CCTV) dan beredar di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, pelaku mendatangi rumah warga dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat dan membawa rantai besi panjang.
Kemudian pelaku menggedor pintu rumah warga tersebut.
Karena kesal tidak dibukakan pintu, pelaku kemudian mengambil rantai besi dari sepeda motor miliknya.
Pelaku tampak berusaha mengunci pintu mobil milik korban dengan rantai besi yang dibawanya.
Baca juga: Polri Ajak Masyarakat Tak Ragu Laporkan Aksi Premanisme Melalui Call Center dan WA Aduan: Gratis
Baca tanpa iklan