"Saya sampaikan pada emak-emak yang kemarin ngelemparin gedung DPRD dengan sampah. Aduh, menyampaikan pendapatnya setuju nggak apa-apa, mendukung karena itu kebebasan dalam setiap orang dalam berdemokrasi menyampaikan kritik terbuka kepada penyelenggara negara," ucapnya.
Sehari sebelumnya, Gedung DPRD Jabar telah dibersihkan puluhan pengendara ojek online sehingga aksi lempar sampah membuat kerja ojol tak dihargai.
"Jadi kalau teman-teman ojol sudah membersihkan Gedung DPRD, sudah mengecatnya, sudah merapihkannya, tiba-tiba emak dan akang-akang, teteh-teteh melempari dengan sampah, dengan aksi yang, orang lain sudah terdiam ini baru beraksi, perasaan nggak tepat, deh. Tidak mencerminkan spirit orang Jawa Barat," tegasnya.
Sebagian artikel telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kondisi Pagar Kantor DPRD Jabar yang Didemo Ibu-ibu, Penuh Sampah, Massa: Tempat Ini Tempat Sampah
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJabar.id/Nazmi/Salma)
Baca tanpa iklan