News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Isi Menu MBG Diduga Penyebab Keracunan 842 Siswa di KBB, Berasal dari 2 Dapur Berbeda

Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KERACUNAN MBG - Kondisi siswa yang mengalami keracunan MBG saat dirawat di GOR Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Rabu (24/9/2025). Menu MBG yang diduga kuat menjadi penyebab keracunan 842 siswa di Kabupaten Bandung Barat.

Kemenkes mengatakan ada 5.207 kasus keracunan MBG sampai 16 September 2025.

Sementara, data dari BPOM tertinggi, 5.320 kasus per 10 September 2025.

"Jadi ada data dari tiga lembaga sebagai berikut BGN, 46 kasus keracunan, dengan jumlah penderita 5.080, ini data per 17 September. Kedua dari Kemenkes, 60 kasus dengan 5.207 penderita, data 16 September."

"Kemudian BPOM, 55 kasus dengan 5.320 penderita, data per 10 September 2025,” urai Qodari, Senin.

Selain tiga lembaga pemerintah itu, ada data dari elemen masyarakat yang mencatat setidaknya terjadi 5.360 kasus keracunan MBG pada anak sekolah.

"Kemudian dari elemen masyarakat, ada namanya Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia. Mantau lewat media, mencatat 5.360 siswa," jelas Qodari.

Ia menuturkan, puncak kasus keracunan MBG terjadi pada Agustus 2025, dengan sebaran terbanyak di Jawa Barat.

Adanya data-data itu, kata Qodari, menunjukkan pemerintah tidak diam saja mengenai kasus keracunan MBG.

"Ini contoh bahwa pemerintah tidak tone deaf, tidak buta dan tuli. Pak Mensesneg kan sudah merespons juga kan, Jumat kemarin kan, mengakui adanya itu minta maaf dan akan evaluasi. Ini saya tambahkan data-datanya," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Taufik Ismail, TribunJabar.id/Rahmat Kurniawan/Deanza Falevi, Kompas.com)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini