18. Tanah Seluas 497 m2 di KAB / KOTA SLEMAN, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000
19. Tanah dan Bangunan Seluas 40 m2/40 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000
20. Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/40 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 880.000.000
1. MOBIL, MITSUBISHI MINIBUS Tahun 2001, HASIL SENDIRI Rp. 50.000.000
2. MOBIL, MITSUBISHI MINIBUS Tahun 2008, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000
3. MOBIL, TOYOTA PRADO JEEP Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp. 750.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 1.250.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. 55.000.000
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 3.485.000.000
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 34.275.000.000
III. HUTANG Rp. 2.530.000.000
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 31.745.000.000
Kasus
Adi Gunawan diduga digerebek oleh warga di sebuah hotel di Padang, Sumatera Barat, pada 25 Oktober 2025.
Penggerebekan tersebut kemudian viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria tengah diamankan warga terkait kasus dugaan penyimpangan seksual yang terjadi di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
Pria yang diamankan warga itu disebut-sebut wajahnya mirip dengan Adi Gunawan atau AG.
Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, membenarkan pria yang ada di dalam video tersebut adalah AG, mantan Bupati Dharmasraya.
Ia menyebut kejadian itu terjadi pada Sabtu (25/10/2025) siang.
Awalnya, petugas resepsionis mendengar suara keributan dari kamar Adi Gunawan.
“Itu ribut-ribut di dalam kamar. Orang itu check-in sekitar pukul 12.00 WIB, sementara sekitar pukul 13.00 WIB terdengar suara ribut."
"Resepsionis lalu memberitahukan kepada pemuda sekitar. Lalu warga menggedor pintu kamar itu,” paparnya, dikutip dari TribunPadang.com.
Adi Gunawan langsung lari ketika pintu dibuka sehingga warga mengejarnya.
Meski sempat diamankan warga, namun belum ada laporan terkait dugaan penyimpangan seksual.
“Laporan tidak ada yang masuk," katanya.
Meski begitu, AKP Yuliadi menjelaskan, dugaan perbuatan menyimpang seperti yang dinarasikan di video yang viral di medsos itu belum bisa dipastikan kebenarannya.
"Tidak ditemukan bukti adanya perbuatan LGBT seperti yang ramai di medsos," imbuhnya.
Karena tidak ada bukti-bukti konkret dan laporan resmi, pihak kepolisian tidak menindaklanjuti persoalan tersebut.
Setelah video tersebut viral, Adi Gunawan memberikan klarifikasinya.
Ia mengakui pria yang ada di dalam video tersebut merupakan dirinya.
"Saya ingin menyampaikan klarifikasi resmi terkait video dan berita yang viral di media sosial, benar orang dengan inisial AG dalam video tersebut adalah saya," ujar Adi Gunawan dalam keterangan secara terbuka, dilansir dari Tiktok @infodharmasraya, Jumat (31/10/2025).
Namun, ia membantah terkait isi dan narasi video tersebut.
"Saya tidak pernah melakukan perbuatan seperti yang diberitakan dalam video tersebut," ucapnya.
Menurutnya ada kesalahpahaman dan kalimat provokatif dari warga.
Perekam menyebarkan video tanpa izin dan tanpa konteks sebenarnya.
Ia berharap masyarakat menyaring informasi terlebih dahulu dan tak terprovokasi.
"Tidak langsung percaya terhadap video dan narasi yang tidak jelas sumber serta kebenarannya," lanjutnya.
Dengan klarifikasi ini juga, Adi berharap agar kebenaran terungkap.
"Terima kasih atas doa dan dukungan dari keluarga, anak-anak dan istri, sahabat dan masyarakat luas, dan tokoh-tokoh lainnya, serta rekan media dimana pun berada, semoga kebenaran terungkap dan keadilan dari kejahatan," tandasnya.
(Tribunnews.com/Falza/Mohay) (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Polisi Jelaskan Kronologi Mantan Bupati Dharmasraya Diamankan Warga di Padang
Baca tanpa iklan