News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Longsor di Cilacap

Cara Warga Cilacap Bantu Tim SAR Cari Korban Longsor, Bambu Jadi Kunci

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LONGSOR DI MAJENANG - Di tengah upaya pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, warga mengambil langkah inisiatif untuk mempercepat proses evakuasi dengan menancapkan bambu, Sabtu (15/11/2025).

TRIBUNNEWS.COM - 4 dari 21 warga yang hilang setelah rumahnya dihantam longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah ditemukan.

Longsor menyapu dua dusun di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kamis (13/11/2025) malam.

Tim SAR gabungan pun dikerahkan untuk mencari korban yang hilang.

Pada Jumat (14/11/2025), satu orang korban berhasil ditemukan.

Lalu hari ini, Sabtu (15/11/2025), Tim SAR kembali menemukan tiga orang.

Jadi total korban yang meninggal berjumlah enam orang.

Mengutip TribunBanyumas.com, Tim SAR pun terus melakukan pencarian hingga hari ini.

Tak tinggal diam, warga sekitar juga ikut membantu melakukan pencarian dengan cara menancapkan bambu-bambu di atas material sebagai penanda.

Bambu tersebut ditancapkan di titik-titik rumah korban yang diduga masih tertimbun.

Setiap bambu diberi tanda plastik di ujungnya agar mudah terlihat dari kejauhan.

Taufik Hidayat, warga setempat menuturkan, penanda bambu tersebut dipasang berdasarkan ingatan warga terkait lokasi rumah yang tertutup material longsor.

Baca juga: 4 Korban Longsor Cilacap Berhasil Ditemukan, Bocah 6 Tahun Tewas di Worksite A-2 Longsor Majenang

Ia mengatakan, penanda tersebut bisa jadi panduan supaya pencarian lebih terarah.

"Harapannya, hari ini tim SAR gabungan bisa melakukan evakuasi dengan petunjuk bambu-bambu yang sudah dipasang," ujarnya, Sabtu siang.

Tim SAR pun memanfaatkan penanda tersebut dengan menyisir area, terutama di titik yang berdekatan dengan alat berat.

Pencarian terus dilakukan karena masih ada satu keluarga yang diduga tertimbun dengan kedalaman tanah mencapai tiga hingga delapan meter.

Kerahkan Anjing Pelacak

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini