News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kapolsek di Bondowoso Digeruduk Hingga Ditarik Keluar Warga, Ini Pesan Kapolres dan Dandim

Penulis: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

POLSEK SEMPOL IJEN DIGERUDUK - Tangkapan layar video warga menggeruduk Polsek Ijen di Bondowoso Senin (17/11/2025). Kapolsek Iptu Suherdi saat baru tiba di Mako Polsek Sempol usai dibawa ke Desa Kaligedang oleh warga yang tadi menggeruduk ke kantornya. Iptu Suherdi tiba di mako sekitar pukul 21.21 WIB, sejak pertama dibawa pukul 11.00 WIB pada Senin (17/11/2025).

TRIBUNNEWS.COM, BONDOWOSO- Kapolsek Sempol Ijen Polres Bondowoso, Iptu Suherdi sempat dibawa warga pada Senin (17/11/2025).

Polsek Sempol Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur sempat digeruduk warga terkait penangkapan seorang warga.

Dalam kericuhan tersebut, terjadi dorong-mendorong antara warga dan polisi.

Baca juga: Sosok AKP Kusmiani, Kapolsek Arjasa Situbondo Tewas Kecelakaan, Sempat Alami Serangan Jantung

Bahkan, warga sempat menurunkan bendera merah putih di halaman Polsek.

Kapolsek Ijen, Iptu Suherdi, terlihat ditarik paksa keluar dari kantor.

Sejumlah personel kepolisian berjaga di depan Mapolsek, hingga massa perlahan membubarkan diri.

Rekam Jejak Iptu Suherdi

Iptu Suherdi adalah perwira menengah Polres Bondowoso, saat ini menjabat Kapolsek Sempol. 

Sebelumnya, ia bertugas di Polsek Prajekan sebagai Kapolsek dan Panit Intelkam. Dalam bertugas, ia dikenal aktif melakukan sambang ke masyarakat.

Istrinya, Indri Suherdi, juga aktif sebagai Ketua Bhayangkari Ranting Sempol.

Saat menjabat Kapolsek Prajekan, Suherdi melaporkan harta kekayaan di KPK.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) pada 16 Januari 2025, ia memiliki kekayaan Rp574.948.414.

Penjelasan Polisi

Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto, menjelaskan amukan warga dipicu dugaan penangkapan seorang petani Desa Kaligedang oleh Polsek Ijen.

"Kedatangan warga hingga membuat kericuhan diduga karena salah seorang warga Desa Kaligedang yang termasuk dalam daftar 13 terduga pelaku perusakan ditangkap oleh polisi," ungkapnya.

Warga meminta petani yang ditangkap dilepaskan. Penangkapan itu diduga terkait insiden perusakan ribuan pohon kopi milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 di Afdeling Kalisengon, Desa Kaligedang, pada 5 November 2025.

Baca juga: UPDATE Usai Polsek Sempol Ijen Bondowoso Digeruduk Warga, Kapolsek Ditarik Paksa, Bendera Diturunkan

"Sekitar 18.000 batang kopi ditebang oleh orang tak dikenal (OTK) di atas lahan seluas 9 hektare," terangnya.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini