TRIBUNNEWS.COM - Kasus penipuan berkedok pengangkatan ASN kembali menyoroti celah yang kerap dimanfaatkan oknum untuk mengelabui masyarakat.
Modus yang digunakan dengan memalsukan Surat Keputusan (SK) dan berkomunikasi seolah berasal dari instansi resmi.
Pelaku penipuan merupakan warga Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur bernama Antoni (46).
Total ada 14 orang menjadi korban pemalsuan SK pengangkatan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.
Kasus ini terungkap setelah seorang perempuan berinisial SEP mendatangi Bagian Protokol dan Komunikasi (Prokopim) Setda Gresik pada Senin (6/4/2026) dengan mengenakan seragam ASN.
Ia mengaku mendapat penugasan di bagian tersebut dan menunjukkan SK yang dibawanya yang ternyata palsu.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menyatakan para korban diharuskan membayar Rp70 juta hingga Rp 350 juta untuk mendapatkan SK ASN sehingga total kerugian mencapai Rp1,5 miliar.
Baca juga: Penipuan dengan Modus Pembersihan Harta di Banyumas, MUI Soroti Ajaran Menyimpang
Antoni memanfaatkan sejumlah alat elektronik untuk membuat SK palsu mulai laptop serta dua handphone.
"Membantu tidak ada, sudah dicek laptopnya mengetik sendiri, menggunakan dua handphone seolah-olah satu hpnya sendiri, satunya seolah-olah bisa berkoordinasi dengan pihak BKPSDM Gresik, seolah-olah ada balasan Whatsapp silahkan bawa orang, masukan orang, sekian rupiah, dia capture dia teruskan untuk meyakinkan korban. Seolah-olah dari pihak BKPSDM padahal fiktif dari dia sendiri," paparnya, Senin (27/4/2026), dikutip dari TribunJatim.com.
Ia mematikan tak ada keterlibatan pegawai BKPSDM dalam kasus ini.
Motif penipuan yakni untuk meraup keuntungan pribadi.
"Saat ini dinikmati sendiri, tersangka untuk judi, membayar hutang di masa lalu," lanjutnya.
AKBP Ramadhan menambahkan Antoni kabur ke Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah setelah kasus penipuan mencuat.
Baca juga: Deretan Kasus Penipuan Modus Berangkat Haji, Nenek 84 Tahun di Bojonegoro Kehilangan Emas 34 Gram
Pelaku membawa istri dan ketiga anaknya kabur untuk menghilangkan jejak.
Baca tanpa iklan