News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Baru Sebulan Dibeli, Mobil Jazz Hancur Tertimpa Longsor di Ponorogo

Penulis: Muhamad Deni Setiawan
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LONGSOR DI PONOROGO - Petugas gabungan saat evakuasi anak dan istri Jemirin shock dan trauma akibat longsor yang menimpa rumahnya si Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Kisah pilu terlihat saat petugas gabungan berhasil melakukan evakuasi Mobil Jazz milik Jemirin yang tertimbun material longsor.

 

TRIBUNNEWS.COM - Petugas gabungan berhasil melakukan evakuasi mobil Honda Jazz milik Jemirin yang tertimbun material longsor di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulungan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. 

Ketika mobil berwarna merah itu dievakuasi, istri dan anak Jemirin berteriak histeris kemudian merasa lemas.

Pasalnya, mobil Jazz yang baru dibeli kurang lebih satu bulan hancur lebur akibat tertimbun longsor.

Alhasil, petugas terpaksa membawa keduanya ke Puskesmas Pulung.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunJatim.com, istri Jemirin, yaitu Kasri lemas setelah beberapa hari terakhir trauma bencana. 

"Si ibu lemes gak nafsu makan. Trauma begitu,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Masun, Senin (24/11/2025).

Kondisi putri Jemirin, Muzianatin (36) yang turut diantar ke Puskesmas Pulung kondisinya memburuk.

Muzianatin dalam kondisi hamil beberapa bulan. 

“Anaknya Pak Jemirin itu syok melihat mobil Jazz dievakuasi padahal baru sebulan dibeli."

"Kandungannya juga dirasakan kencang sehingga kami membantu evakuasi ke puskesmas,” tuturnya.

Baca juga: Update Longsor Banjarnegara: 16 Korban Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang 3 Hari

7 Kendaraan Dievakuasi

Sebelumnya, longsor ini menimbulkan kerusakan berupa 1 rumah tertimbun, 1 rumah lainnya rusak berat, dan 7 kendaraan juga terkubur material longsor, Rabu (19/11/2025).

Selain itu, imbas bencana ini, warga dari 8 RT harus memutar jalan jika ingin pergi ke pusat Kecamatan Pulung maupun Ponorogo Kota. 

“Kami terus melakukan evakuasi, pembersihan material. Di hari keempat ini sudah bisa dilalui untuk pejalan kaki,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Masun, Minggu (23/11/2025).

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini