News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir Bandang di Sumatera

Update BNPB Korban Banjir di Sumatera: 940 Orang Tewas, 6 Wilayah Masih Terisolir

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENGIRIMAN BANTUAN - Banjir dan longsor di Sumatera: ribuan rumah rusak, ratusan desa terisolir, korban terus bertambah. Bantuan dikirimkan melalui udara dengan menggunakan helikopter agar bantuan mencapai korban.

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini update perkembangan terbaru dampak bencana banjir dan longsor di tiga provinsi di wilayah Pulau Sumatera.

Diketahui akhir November, terjadi bencana di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban mencapai 940 orang dan 265 orang masih hilang.

Ini berdasarkan data yang dihimpun BNPB pada Minggu (7/12/2025) sore.

Seperti dilihat dari laman BNPB, tercatat sebanyak 5 ribu orang menderita luka dan 147,3 ribu unit rumah rusak.

Adapun wilayah dengan korban jiwa terbanyak, yaitu 

Aceh, 

Sumatera Utara, 

dan Sumatera Barat

Sementara itu untuk Kabupaten/Kota, korban meninggal terbanyak berasal dari

Agam, Aceh Tamiang, 

dan Bener Meriah.

Baca juga: Momen Dramatis Dedi Mulyadi Temukan dan Peluk Saudarinya yang Jadi Korban Banjir di Aceh 

6 Wilayah Masih Terisolir

Pasca bencana tercatat enam wilayah masih terisolir. Total ada 6 kabupaten terisolir di tiga provinsi (Aceh, Sumut, Sumbar).

Kondisi ini membuat ribuan desa/nagari sulit dijangkau, sehingga BNPB dan pemerintah menyalurkan bantuan melalui jalur udara sambil mempercepat pembukaan akses darat.

Daftar daerah yang terisolasi tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dengan kementerian/lembaga di Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12/2025) malam.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini