TRIBUNNEWS.com - Situasi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) belum pulih sepenuhnya setelah banjir bandang dan longsor melanda pada akhir November 2025.
Di Aceh, sejumlah wilayah masih sulit dijangkau sebab terdampak paling parah akibat banjir dan longsor.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, mengatakan Takengon, Bireuen, Aceh Tenggara, dan beberapa titik lainnya masih belum sepenuhnya bisa dijangkau.
Menurutnya, untuk menuju ke wilayah tersebut, masih mengandalkan jalur laut dan udara.
"Betul, ada Takengon, Bireuen, Aceh Tenggara, dan beberapa titik lain yang belum pulih sempurna," katanya dalam wawancara bersama Najwa Shihab, dikutip dari YouTube Najwa Shihab, Selasa (9/12/2025).
"Mau tak mau kita harus gunakan helikopter," imbuhnya.
Baca juga: Menhan Sjafrie Sebut Tim Khusus China di Aceh Bukan Bantuan Asing: Itu Personal pada Gubernur Mualem
Lebih lanjut, Mualem mengungkapkan, ada Bupati yang membuatnya geram sebab pergi karaoke saat bencana banjir.
Mualem menyebut Bupati tersebut justru pergi ke Medan, Sumut.
"Di masa begini-begini dia lari ke Medan, karaoke," ungkap Mualem.
Meski tak menyebut siapa sosok Bupati itu, Mualem menyayangkan sikap kepala daerah tersebut.
Sebab, pemimpin seharusnya berada di tengah masyarakat ketika musibah terjadi.
"Mereka dipilih untuk melayani rakyat, bukan lari ketika rakyat kesusahan," imbuhnya.
Sebelumnya, Mualem juga dibuat geram Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, yang memilih berangkat umrah di tengah bencana.
Terlebih, Mualem tak pernah memberi izin Mirwan melakukan perjalanan ke luar negeri.
"Tidak saya teken (izin perjalanan luar negeri. Walaupun Mendagri yang teken, ya udah itu terserah sama dia."
Baca tanpa iklan