TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kondisi Nagari Pagadih, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, hingga hari ini masih terisolasi akibat longsor dan kerusakan jalan yang dipicu hujan deras dalam beberapa hari terakhir.
Akses utama menuju nagari tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda empat dan hanya bisa ditembus menggunakan kendaraan roda dua.
Situasi terisolasinya Nagari Pagadih juga terlihat dari dokumentasi warga yang beredar di media sosial.
Jalur penghubung antarwilayah mengalami kerusakan parah, sehingga distribusi logistik dari luar daerah terkendala.
Hingga kini, warga masih mengandalkan bantuan dari relawan dan solidaritas masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk respon kemanusiaan, GP Ansor melalui Banser Tanggap Bencana (BAGANA) telah menyalurkan bantuan sembako ke Nagari Pagadih dengan menempuh perjalanan sekitar lima jam melewati medan rusak dan rawan longsor.
Distribusi dilakukan secara gotong royong menggunakan sepeda motor milik warga dan kader Ansor.
Bantuan tersebut langsung diterima dan disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Pemerintah nagari mencatat terdapat sedikitnya 19 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga berat, serta sekitar 45 rumah lainnya berada dalam kondisi terancam akibat pergerakan tanah dan retakan dinding.
Warga berharap adanya perhatian lanjutan dari pemerintah dan lembaga kemanusiaan, khususnya untuk penanganan rumah tidak layak huni serta perbaikan akses jalan agar bantuan dapat masuk dengan lebih cepat dan aman.
“Masyarakat menyambut kita, mereka mengucapkan terima kasih. Daerah mereka mengandalkan bantuan dari warga. Karena hanya bisa diakses oleh roda dua,” kata Ketua PW GP Ansor Chaydirul Yahya
Yahya juga mengatakan, jalan sulit menuju Nagari Pagadih itu tak membuat kader Ansor surut semangat.
Atas dasar kemanusiaan, mereka tetap bergerak menuju daerah terdampak yang terisolir.
Sementara itu, Edo Iswara, Sekretaris Nagari Pagadih, mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako yang didistribusikan oleh GP Ansor.
Edo mengatakan bantuan sudah disalurkan oleh warga.
Baca tanpa iklan