News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dugaan Perampokan Disertai Pembunuhan di Perumahan Mewah Cilegon, Bocah 9 Tahun Tewas

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GARIS POLISI - Perumahan BBS Cilegon diguncang dugaan perampokan disertai pembunuhan, bocah 9 tahun tewas, polisi selidiki TKP.

TRIBUNNEWS.COM - Warga Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kota Cilegon, Provinsi Banten diguncang peristiwa tragis pada Selasa (16/12/2025) malam. 

Dugaan perampokan disertai pembunuhan di rumah mewah milik Haji Maman Suherman merenggut nyawa seorang bocah berusia 9 tahun, Muhammad Aksel Putra.

Baca juga: Kaleidoskop 2025 - 6 Kasus Pembunuhan Berakhir Vonis Mati: Kopda Bazarsah & Penikam Jemaah Subuh

Suasana di Lokasi Kejadian 

Berdasarkan pemantauan di sekitar lokasi pada pukul 20.30 WIB, sejumlah kendaraan kepolisian terparkir di sekitar rumah korban.

Garis polisi tampak terpasang di area pintu masuk.

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan di rumah korban.

"Betul, katanya terjadi perampokan dan anak dari Pak Haji Maman meninggal dunia," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Puluhan warga setempat serta keluarga korban tampak hilir mudik di rumah duka.

Rumah gedung berwarna putih tersebut memiliki arsitektur bergaya Eropa-Amerika klasik dengan panjang area bangunan sekitar 40 meter.

Di sisi jalan atau bahu jalan dekat pagar rumah korban, tampak dipenuhi mobil dan sepeda motor milik warga yang datang untuk melayat maupun melihat langsung lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang beredar di lokasi, kamera pengawas (CCTV) rumah korban disebut tidak berfungsi. 

Di bagian depan gerbang rumah, tampak dua karangan bunga ucapan duka cita atas meninggalnya Muhammad Aksel Putra Bapak Maman Suherman (Dewan Pakar PKS).

Baca juga: Sosok 2 Pelaku Pembunuhan Pasutri di Lampung, Teman Anak Korban, Suara Mengorok & Jejak Kaki

Polisi Lakukan Olah TKP

Petugas kepolisian terlihat keluar masuk rumah untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut.

Saat dikonfirmasi, pihak kepolisian mengaku masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan barang bukti di lokasi kejadian.

Petugas juga belum memberikan keterangan resmi terkait motif perampokan, identitas pelaku, maupun kondisi korban secara rinci. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini