News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir Bandang di Sumatera

Menko PMK: Sejumlah Wilayah Terisolir di Aceh, Sumut dan Sumbar Mulai Terbuka

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BERIKAN BANTUAN - Prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Yonif 122/Tombak Sakti (TS) Kodam I/BB menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana dengan menembus wilayah terisolir melewati medan berat di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Selasa (2/12/2025). Untuk mencapai lokasi, prajurit harus memikul bantuan dan berjalan kaki puluhan kilometer dari titik terakhir yang masih dapat dilalui kendaraan. Adapun logistik yang dibawa meliputi 196 sak beras, 84 dus mi instan, 115 dus air mineral, 15 dus biskuit, serta tiga goni pakaian layak pakai. Pemerintah memastikan sejumlah wilayah yang sebelumnya terisolir akibat bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kini mulai terbuka. TRIBUNNEWS/HO/PUSPEN

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memastikan sejumlah wilayah yang sebelumnya terisolir akibat bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kini mulai terbuka. 

Pembukaan akses tersebut menjadi bagian dari percepatan penanganan tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi yang ditetapkan sebagai prioritas nasional.

"Beberapa daerah yang semula terisolir sudah berhasil dibuka. Pemulihan akses jalan, logistik, listrik, BBM, gas LPG, hingga layanan dasar masyarakat terus dilakukan secara bertahap," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno pada Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Percepatan Tanggap Darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Pascabencana di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Percepatan penanganan bencana di tiga provinsi tersebut, kata Pratikno, merupakan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto. 

Seluruh kementerian dan lembaga, kata dia, diminta bekerja secara terpadu dengan dukungan anggaran yang memadai.

"Pemerintah bekerja keras, mengerahkan seluruh sumber daya nasional. Ini adalah prioritas nasional sebagaimana arahan Bapak Presiden," kata Pratikno.

Baca juga: Foto-foto 40 Prajurit TNI Jalan Kaki Berjam-jam Bawa Bantuan ke Wilayah Terisolir di Tapteng

Meski progres di lapangan bervariasi karena luas wilayah terdampak dan tingkat kerusakan yang berbeda, pemerintah mencatat perkembangan signifikan. 

Selain terbukanya wilayah terisolir, distribusi logistik terus diupayakan menjangkau seluruh daerah terdampak.

Bulog melaporkan ketersediaan logistik nasional dalam kondisi aman, sementara distribusi terus dipercepat. 

Pratikno menekankan, berbagai kendala birokrasi dan regulasi tidak boleh menghambat percepatan pemulihan.

"Yang penting adalah pemulihan segera selesai dengan maksimal," katanya.

Ia menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya bertujuan mengembalikan kondisi seperti semula, tetapi membangun wilayah terdampak agar lebih baik, lebih kuat, lebih aman, dan berkelanjutan.

“Target kita bukan hanya pulih, tetapi membangun lebih baik. Pemerintah sepenuhnya bersama masyarakat terdampak,” katanya.

Baca juga: Gubernur Mualem Viral Gegara Permohonan Bantuan ke PBB, Sang Istri Kak Na Sibuk Keliling Pengungsian

Pemerintah juga mendorong penyerapan hasil pertanian masyarakat lokal guna mendukung pemulihan ekonomi warga terdampak.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini