Bripka Agus Sulaiman, oknum polisi yang pernah bertugas di Propam Polsek Krucil, Probolinggo, bersama rekannya Suyitno, telah dibawa ke Mapolda Jatim pada Senin (22/12).
Keduanya tampak mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan digiring cepat menuju ruang penyidikan Ditreskrimum Polda Jatim.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menyebut pihaknya masih mendalami motif pembunuhan berencana tersebut.
“Hari ini kami konfrontir lagi, karena ada beberapa keterangan dari kedua tersangka yang berbeda. Jadi harus kita cek lagi,” jelasnya.
Selain memeriksa kedua tersangka, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah teman korban, ibu kos, serta olah TKP untuk memastikan keterangan yang diperoleh saling berkaitan.
“Terkait motif masih kita dalami, kita cross-check supaya nyambung semuanya,” tambah Jumhur.
Baca juga: Motif Oknum Polisi Bunuh Mahasiswi ULM Banjarmasin, Panik Takut Hubungan Intim Dilaporkan
Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM
Jenazah mahasiswi ULM, ZD, ditemukan di gorong-gorong kampus STIH Sultan Adam Banjarmasin pada Rabu, 24 Desember 2025 pagi.
Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh petugas kebersihan jalan yang sedang bekerja di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jasad tersebut dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi berhasil meringkus dan menangkap tersangka kurang dari 1x24 jam setelah jenazah korban ditemukan.
Sosok Pelaku Pembunuhan Mahasiswi ULM
Bripda Muhammad Seili (20) menjadi tersangka kasus pembunuhan mahasiswi ULM, Banjarmasin, berinisial ZD (20).
Dia bertugas di Polres Banjarbaru.
Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut.
Permintaan maaf itu disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi kepada pihak keluarga korban dalam konferensi pers, Jumat (26/12/2025).
"Atas nama Polda Kalsel, kami turut berduka cita. Kami memohon maaf, khususnya kepada keluarga korban," ucap Kombes Adam.
Ia menyatakan pihaknya akan menindak tegas tersangka pelaku secara transparan, seperti arahan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Baca tanpa iklan