News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Anggota DPR Harap Penanganan Pengibaran Bendera GAM Tidak dengan Kekerasan

Penulis: Reza Deni
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENGIBARAN BENDARA GAM- Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, berharap aksi pengibaran Bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat situasi pascabanjir dan longsor ditangani TNI dan kepolisian dengan dialog, bukan kekerasan maupun penggunaan senjata. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, berharap aksi pengibaran Bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat situasi pascabanjir dan longsor ditangani TNI dan kepolisian dengan dialog, bukan kekerasan maupun penggunaan senjata. 

Menurutnya, peristiwa pengibaran di sejumlah wilayah di Aceh harus dipahami secara bijak, tenang, dan proporsional.

"Kita berharap penyelesaiannya tidak dilakukan dengan kekerasan, apalagi menggunakan senjata. Pendekatan yang tepat adalah dialog dan langkah persuasif dengan sebaik-baiknya,” ujar dia kepada wartawan, Sabtu (27/12/2025).

Baca juga: 900 Brimob Dikirim ke Aceh, Wakapolri: Bukan Respons Konvoi Bendera GAM

Legislator PDIP itu mengingatkan, Aceh memiliki sejarah panjang konflik. Setiap langkah penanganan harus mengedepankan prinsip perdamaian dan stabilitas sosial.

Ia juga mengingatkan fokus pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan seharusnya diarahkan pada upaya rehabilitasi dan pemulihan korban bencana..

Dia beranggapan, solidaritas dan kepedulian kemanusiaan harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan lainnya.

“Masyarakat membutuhkan kehadiran negara untuk membantu mereka bangkit, bukan suasana yang justru berpotensi memicu ketegangan,” tegas dia.

Lebih lanjut, TB Hasanuddin juga mengajak publik agar menahan diri dan tidak terpancing oleh provokasi yang dapat memperkeruh situasi.

Menurutnya, penting menjaga perdamaian Aceh yang telah dibangun melalui proses panjang dan pengorbanan besar.

“Perdamaian adalah aset yang sangat berharga. Mari kita jaga bersama dengan mengedepankan dialog, kemanusiaan, dan kepentingan rakyat Aceh,” tandasnya.

Beredar di Media Sosial

Sebelumnya beredar video di media sosial WhatsApp yang menampilkan kericuhan antara sejumlah prajurit TNI dengan pria berpakaian sipil dengan narasi "TNI Pukul Masyarakat Membawa Bantuan Ke Aceh Tamiang" pada Jumat (26/12/2025). 

Sedangkan di Instagram, beredar pula video yang tampak merekam kejadian yang sana namun dari sudut berbeda.

Di Instagram, video tersebut dinarasikan "Aksi brutal TNI terhadap penyintas bantuan banjir ke Aceh Tamiang di Krueng Mane Aceh Utara" pada Jumat (26/12/2025) dini hari.

Baca juga: Ricuh Konvoi Bendera GAM di Tengah Banjir Aceh, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri

Kejadian itu tampak direkam malam hari.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini