News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Permasalahan Sampah Tangsel-Serang Banten Bakal Dilakukan Secara Hati-hati

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MENUMPUK - Pengendara melintas di dekat tumpukan sampah di Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (13/12/2025). Penumpukan sampah tersebut terjadi dikarenakan tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, tengah dalam perbaikan sehingga mengganggu proses pengangkutan sampah di beberapa wilayah Tangerang Selatan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Kerja sama ini juga menjadi kunci bagi kesuksesan Program Strategis Nasional (PSN) berupa Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Serang. 

Budi mengungkapkan, kehadiran tambahan sampah dari Tangsel justru menjadi ‘gayung bersambut’ untuk operasional teknologi tersebut.

Saat ini, produksi sampah di Serang baru mencapai 419 ton per hari, sementara mesin PSEL membutuhkan minimal 1.000 ton sampah per hari agar dapat beroperasi secara optimal menghasilkan listrik.

"Kerja sama ini bukan memindahkan masalah, tetapi bagian dari ikhtiar bersama agar pengelolaan sampah menjadi lebih modern dan berkelanjutan. Dengan pasokan yang cukup, kita bisa mengubah masalah sampah menjadi energi listrik yang bermanfaat bagi semua," tandas Budi.

Sebelumnya, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, penandatanganan perjanjian kerja sama itu dilakukan antar Kepala Dinas Lingkungan Hidup kedua daerah, setelah sebelumnya dirinya bersama Wali Kota Serang Budi Rustandi, lebih dulu melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini