Saat membuka pintu, pelaku melihat korban tengah bermain ponsel di atas kasus.
Heru pun menanyakan keberadaan ayah korban kepada MAHM.
"Orangtuamu di mana?" ucap Dian meniru Heru.
"Korban sempat menjawab, 'keluar,'. Pelaku lalu bertanya kepada korban soal kunci brankas. Korban sempat menjawab, 'tidak tahu'," tambah Dian.
Korban pun mengatakan kepada pelaku untuk menanyakan kunci brankas ke kakaknya yang berada di kamar sebelah.
"Tanya kakakku," kata Dian meniru MAHM, dikutip dari TribunJakarta.com.
Mendengar hal tersebut, pelaku lantas merangkul korban dan membawanya ke lemari untuk diikat.
Korban pun sempat melawan dengan menendang pelaku.
Diduga kesal, pelaku malah menusuk korban dengan pisau hingga tewas.
"Dari situ pelaku langsung menusuk korban. Korban sempat teriak," ujar dia.
Setelah membunuh korban, pelaku kembali lagi ke lantai satu untuk mencoba membobol brankas namun gagal.
Baca juga: Detik-detik Pembunuhan Anak Politisi PKS di Cilegon, Korban Sempat Menendang Pelaku Sebelum Dibunuh
Akhirnya, pelaku kabur melalui jendela yang dibobolnya.
Pelaku Ditangkap saat Hendak Melakukan Pencurian
Pelaku diringkus saat hendak mencuri di rumah anggota DPRD Kota Cilegon, Roisyudin Sayuri.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh anggota DPRD Provinsi Banten, Dede Rohana sekaligus saudara dari Roisyudin Sayuri.
Ia menceritakan, awalnya terjadi pencurian pada Minggu (28/12/2025) di rumah Roisyudin saat rumah tengah kosong.
Baca tanpa iklan