TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeklaim bahwa listrik di wilayah Sumatra Barat (Sumbar), Sumatra Utara (Sumut), hingga Aceh secara umum sudah pulih usai banjir bandang dan longsor pada akhir 2025.
Hal itu Tito Karnavian katakan seusai menerima laporan dari sejumlah kepala daerah soal listrik.
"Ini bukan kata saya, ya. Ini kata teman-teman bupati/walikota. Secara umum jaringan utama on, tapi jaringan menuju beberapa desa kecamatan itu tiang roboh. itu yang belum hidup," kata Tito dalam Rapat koordinasi satgas pemulihan bencana Sumatera DPR dan pemerintah digelar di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).
Baca juga: KemenPU Bangun Sabo Dam di Aceh untuk Cegah Aliran Lumpur dan Kayu
Tito menyebut desa yang tiangnya roboh tersebut sementara listriknya dialiri menggunakan genset.
"Caranya dibantu oleh genset memang. BNPB, TNI, Polri bantu dengan genset sehingga hidup," kata dia.
Adapun kebutuhan lain yang dibutuhkan adalah gas LPG 3 kg.
"Mereka juga meminta gas melon (Elpiji 3 kg) diperbanyak untuk masak," pungkasnya.
Diskon Tarif Listrik
Pemerintah bakal memberikan diskon tarif listrik kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya telah menerima surat permohonan dari sejumlah kepala daerah agar memberikan diskon tarif listrik di wilayah terdampak bencana.
"Ada surat permohonan dari beberapa kepala daerah kepada kami untuk meminta diskon listrik di wilayah lokasi bencana. Prinsipnya Kementerian ESDM akan memberikan diskon," ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Bahlil menegaskan bahwa diskon tarif listrik ini hanya berlaku untuk daerah terdampak bencana di Pulau Sumatra. Meski begitu, pemerintah masih membahas skema pemberian diskon tarif listrik, termasuk besaran persentase diskon dan durasi pemberlakuannya.
Baca juga: Mendag Cek Pasar Kuala Simpang di Aceh Tamiang yang Terkena Banjir, Begini Kondisinya
"Kami lagi exercise berapa bulan dan biayanya berapa. Jadi kami lagi menghitung," ucap Bahlil
Ia mengatakan, rencana pemberian diskon listrik ini akan lebih dulu dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, Presiden telah memberikan arahan agar pemerintah hadir secara langsung dalam menangani persoalan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
"Saya akan laporkan kepada Bapak Presiden, karena pasti Bapak Presiden juga sudah memerintahkan kepada kami untuk hadir dalam melihat persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rakyat kita," papar dia.
Baca tanpa iklan