TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Dilanda bencana banjir bandang, sejumlah tempat wisata di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) ditutup sementara.
Selain itu, fasilitas destinasi wisata di Jawa Tengah juga hancur disapu banjir bandang sehingga tidak memungkinkan dinikmati wisatawan.
Penutupan dilakukan agar tidak memakan korban jiwa.
Sebab, sudah ada peristiwa peziarah tewas tertimpa pohon tumbang saat berkunjung ke kawasan wisata religi Gunung Tidar, Kota Magelang.
"Iya, kami tutup sementara sejumlah tempat wisata di Jawa Tengah terutama di empat Kabupaten/Kota di Jawa Tengah," ujar Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Jawa Tengah AR Hanung Triyono saat dihubungi, Senin (26/1/2026).
Daftar Tempat Wisata yang Ditutup Sementara
Bersumber dari data dinas tersebut per tanggal 25 Januari 2026, empat kabupaten/kota terdampak berbagai bencana di tempat wisatanya meliputi Kabupaten Tegal, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang.
Kabupaten Tegal, tempat wisata yang porak-poranda dilandan bencana banjir bandang terjadi di kawasan Guci di antaranya Pancuran 13, Kolam Barokah, Pancuran 5, Kolam Guciku, Kolam GTA, Serwiti Paradise.
Namun, kawasan wisata Guci tetap dibuka untuk masyarakat secara gratis.
Baca juga: Banjir Bandang, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup Sementara
Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Banyumas juga ditutup di antaranya Kawasan wisata Baturraden, Telaga Sunyi, Curug Bayan, dan Curug Tirta Sela.
Sementara untuk di Magelang meliputi kawasan Wisata Religi Gunung Tidar dan kawasan Air Terjun Kedung Kayang.
"Ini masih data dinamis dan terus diperbarui sesuai kondisi di lapangan," sambung Hanung.
Kawasan Wisata Guci Paling Parah Terdampak Banjir Bandang
Ia merinci, kawasan wisata yang paling parah terdampak di wilayah lereng Gunung Slamet meliputi di daerah Kabupaten Tegal.
Baca tanpa iklan