News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dilanda Banjir Bandang, Belasan Tempat Wisata di Jateng Ditutup, Ini Daftarnya

Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BANJIR BANDANG WISATA DITUTUP - Kondisi di kawasan Pancuran 13 Guci Kabupaten Tegal pasca banjir bandang yang menerjang pada Sabtu (24/1/2026). Pasca banjir bandang kerusakan cukup parah selain Pancuran 13 dan 5 yang hilang, tiga jembatan juga hilang diterjang banjir bandang kedua kali terjadi. Kondisi di Hot Water Boom Guciku yang berada di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Guci Kabupaten Tegal tak luput dari terjangan banjir bandang, pada Sabtu (24/1/2026). Kolam pemandian utama yang terdapat perosotan, permainan jaring, dan wahana lainnya warna air berubah menjadi keruh kecokelatan dipenuhi material pasir bahkan ada dua pohon besar terbawa arus dan mendarat di kolam.

Banjir bandang ini terjadi dari luapan Sungai Gung yang menerjang Kawasan Wisata Guci pada 24 Januari 2026.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir menyebabkan kerusakan infrastruktur berupa tiga jembatan penyeberangan yang hanyut serta saluran pipa air hangat ikut rusak.

"Ada beberapa DTW (Daya Tarik Wisata) di lokasi itu akhirnya ditutup sementara," ucapnya.

BANJIR BANDANG GUCI: Potret kawasan Pemandian Air Panas Pancuran 13 dan Pancuran 5 Guci, Kabupaten Tegal yang hilang diterjang banjir bandang, pada Sabtu (24/1/2026). Akibat banjir bandang tersebut tiga jembatan hilang dan beberapa fasilitas rusak, termasuk ada pohon tumbang dan longsor di beberapa titik (Tribun Jateng/Desta Leila Kartika)

Kondisi tidak jauh berbeda dialami di Kabupaten Banyumas. Sungai Kali Pangkon meluap dan berdampak pada kawasan Lokawisata Baturraden. Pada lokasi ini, tidak ada korban jiwa, hanya saja merusak sejumlah infrastruktur di area wisata.

Peristiwa bencana yang memakan korban jiwa terjadi di wilayah Magelang. Di kawasan ini bencana yang terjadi berupa angin kencang di lokasi Ziarah Gunung Tidar, Kota Magelang, Sabtu (24/1/2026). 

Peristiwa itu menyebabkan dua pohon pinus roboh yang menimpa lima peziarah, satu orang di antaranya meninggal dunia atas nama Sri Istantini (64), warga Meteseh, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.

Kejadian serupa terjadi di Kabupaten Magelang persisnya di kawasan Air Terjun Kedung Kayang, Sabtu (24/1/2026). Akibat kejadian ini, satu pohon di lokasi spot foto tumbang menyebabkan tiga orang terluka. Demi keamanan pengunjung, spot foto di lokasi tersebut ditutup sementara.

Ia mengimbau, bagi pengelola wisata untuk  mengantisipasi risiko lanjutan.

Semisal tidak memungkinkan tidak ditutup setidaknya memberlakukan sistem buka tutup DTW.

Sistem ini dilakukan dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan memantau imbauan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 

"Pengelola wisata diimbau untuk memastikan keamanan wisata dengan menyesuaikan kondisi cuaca saat ini," tambahnya.

Baca juga: Seluruh Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup Selama Februari 2026

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Muhammad Chomsul, meminta masyarakat dan wisatawan diminta tetap waspada terutama yang beraktivitas di aliran sungai.

“Waspada terhadap potensi bencana susulan,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Jawa Tengah, banjir bandang mengakibatkan kerusakan berat di lokasi wisata Guci. 

Sejumlah jembatan ikut hanyut terseret arus banjir meliputi jembatan Jedor, jembatan Pancuran 13, dan jembatan gantung di Pancuran 5.

Bahkan, satu unit ekskavator mini dilaporkan hanyut terbawa arus. (Iwn)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Cuaca Ekstrem Landa Jateng, Belasan Destinasi Wisata Ditutup Sementara

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini