TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Operasi pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kelima, Rabu (28/1/2026) ini.
Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan 32 korban yang diduga tertimbun material longsor.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengatakan proses pencarian terkendala cuaca mendung dan kabut tebal sejak malam hari.
Kondisi tersebut memaksa tim menyesuaikan pergerakan di lapangan demi keselamatan personel.
“Cuaca masih berkabut sehingga pergerakan kami menyesuaikan kondisi. Namun pencarian tetap dilanjutkan,” ujar Yudhi, Rabu (28/1/2026) pagi.
Saat ini, tim SAR memfokuskan pencarian di empat sektor utama dari total lima sektor yang telah ditetapkan.
Sektor tersebut meliputi A1, A2, A3, dan B2 yang dinilai masih memiliki potensi korban tertimbun.
Baca juga: Update Longsor Cisarua, Tim SAR Serahkan 47 Bodypack
Hingga Selasa (27/1/2026) sore, tim SAR gabungan telah menemukan 48 kantung jenazah, sementara 32 korban lainnya masih dalam proses pencarian.
Untuk mempercepat evakuasi, Basarnas menambah alat berat.
Total sebanyak 17 unit ekskavator kini dikerahkan di lokasi bencana, termasuk tambahan empat unit yang tiba sejak dini hari.
Libatkan 2.700 Personel SAR Gabungan
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan dalam operasi SAR tersebut, ada sebanyak 2.700 personel tim SAR gabungan yang turut terlibat.
Selain itu, kata dia, terdapat belasan alat berat yang dikerahkan untuk membantu pencarian dan pertolongan korban.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (27/1/2026).
"Saat ini jumlah tim SAR gabungan mencapai 2.700 (personel) dan kami sangat terbantu dari Bapak Menteri PU sendiri langsung mendukung hari ini total ekskavator yang kami turunkan di lapangan ada 15," ujar Syafii.
685 Jiwa Mengungsi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Selasa (27/1/2026) kemarin terdapat sebanyak total 685 jiwa mengungsi akibat bencana yang melanda pada Sabtu (24/1/2026) sekira pukul 02.30 WIB dini hari lalu.
Baca tanpa iklan