Penagihan utang itu diduga memicu kemarahan AG.
"Setahu saya kalau tidak salah 5-6 hari lalu itu si Daryanti (korban) minta (menagih utang) sama AG. Karena belum ada AG marah dan seterusnya, berujung penganiayaan," ungkap Wahyudi.
Hubungan antara korban dan keluarga pelaku disebut cukup baik.
"Bahkan istri terduga pelaku ini sering main ke sini (rumah korban)," ungkapnya.
(TribunSolo.com/Gilang Putranto) (TribunSolo.com/Tri Widodo)
Baca tanpa iklan