TRIBUNNEWS.COM – Bakat Setiawan atau yang lebih dikenal sebagai Lahar Bara mengadakan sayembara untuk menemukan Yasid Ahmad Firdaus (26), pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, sejak 18 Januari 2026.
Lahar Bara adalah seorang pria asal Desa Kembangkuning, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pria berusia kepala tiga itu dikenal sebagai relawan yang sering ikut dalam operasi penyelamatan pendaki yang mengalami musibah.
Pada tahun 2015 Lahar Bara pernah menjadi buah bibir karena mengevakuasi jasad pendaki di kawah Gunung Merapi. Lalu, dia pernah terlibat dalam proses evakuasi Syafiq Ali, pendaki yang hilang di Gunung Slamet pada akhir tahun 2025.
Lewat siaran langsung TikTok beberapa waktu lalu, Lahar Bara mengumumkan sayembara penemuan Yasid yang hilang di Mongkrang. Sayembara ini bisa diikuti oleh para indigo dan peramal. Hadiahnya mencapai Rp100 juta.
“Buat para indigo, para peramal, yang bisa menunjukkan keberadaan Mas Yasid secara akurat, Lahar dan teman-temannya siap membayar Rp100 juta cash,” kata Lahar Bara.
“Jadi, tolong disebarkan ke seluruh Indonesia bahwa lahar dan teman-temannya siap membayar Rp100 juta cash untuk indigo atau untuk para peramal yang bisa menunjukkan di mana Mas Yasid secara tepat.”
Lahar Bara mengklaim hingga saat ini belum ada pihak yang menghubungi dia terkait sayembara ini.
"Sudah seminggu sayembara digelar, tapi nyatanya sampai detik ini belum ada satu pun dari mereka yang menghubungi saya. Yuk kita perpanjang lagi sayembaranya, masih sama ya aturannya. Tunjukkan lokasinya dengan tepat!!” kata Lahar Bara dalam video di TikTok, Senin, (9/2/2026).
Lahar Bara sering mendaki Merapi
Dalam program On Cam Tribunnews pada Desember 2020, Lahar Bara mengklaim sering mendaki Gunung Merapi.
“Merapi bagi saya kayak kampung halaman. Kayak rumah sendiri,” katanya waktu itu.
Baca juga: Perjuangan Mencari Yazid di Bukit Mongkrang: 10 Hari Operasi SAR Nihil, Pencarian Ditambah 3 Hari
Sebagai seorang relawan, Lahar Bara mengaku dulu kerap mengevakuasi pendaki Merapi yang mengalami cedera. Adapun saat ini pendakian Merapi ditutup.
Lahar Bara dikenal sebagai anggota Tim SAR Barameru yang bermarkas di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.
“Saya di Barameru mulai tahun 2010. Terakhir saya keluar dari Barameru tahun 2018. Tapi saya keluar secara organisasi saja. Kalau tongkrongan saya, masih di Barameru. Cuma secara organisasi saja saya keluar dari Barameru,” katanya.
Pencarian Yasid dihentikan
Pencarian terhadap Yasid resmi dihentikan pada hari Sabtu, (31/1/2026), setelah tidak membuahkan hasil. Meski demikian, pencarian pemuda asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, itu masih bisa dibuka kembali apabila ditemukan petunjuk baru tentang keberadaan korban.
Kasubsi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta Basuki mengatakan penghentian opsar sudah dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan prosedur operasional standar.
Baca tanpa iklan