TRIBUNNEWS.COM, MAMUJU - Reskrim Polresta Mamuju menggerebek sepasang muda-mudi yang diduga melakukan kumpul kebo.
Penggerebekan terjadi di sebuah rumah kos, Kompleks Perumahan BTN Manakarra Blok G, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (17/2/2026) dini hari.
Penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 04.15 WITA tersebut diwarnai aksi dramatis.
Sang pria yang diketahui berinisial FE, seorang satpam di BNN Sulbar, sempat mencoba bersembunyi dari petugas dengan memanjat ke atas plafon rumah.
Aksi FE dan pasangannya, H, yang merupakan mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta di Mamuju, sebenarnya sudah lama dipantau warga sekitar yang merasa resah.
Baca juga: Bukti Perselingkuhan Kades di Sumsel dengan Istri Orang, Ngamar Bareng setelah 2 Minggu Dilantik
Pada malam kejadian, FE mencoba mengelabui warga dengan memarkir sepeda motornya sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.
Ia kemudian mengendap-endap masuk ke rumah kos yang dihuni H.
Namun, warga yang sigap langsung melaporkan keberadaan pria tersebut ke pihak berwajib.
"Berdasarkan laporan warga, tim Resmob langsung bergerak ke lokasi. Saat petugas tiba dan merangsek masuk, suasana sempat tegang," ujar Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, Rabu (18/2/2026).
Saat pintu rumah diketuk petugas, FE yang panik langsung berusaha melarikan diri ke bagian atas rumah.
Ia nekat memanjat dinding dan masuk ke dalam celah plafon meski saat itu dirinya hanya mengenakan celana pendek (kolor).
Baca juga: Sosok Muhyidin, Kades di Demak Mangkir Peresmian Koperasi Merah Putih demi Ngamar Bareng Selingkuhan
Sementara itu, H ditemukan petugas sedang berada di dalam kamar.
Polisi sempat membujuk FE untuk turun dari persembunyiannya sebelum akhirnya ia menyerah dan dibawa keluar dari rumah kos tersebut di bawah tatapan warga yang geram.
Ketua RT BTN Manakarra, Muh. Awal, membenarkan adanya laporan warga terkait penggerebekan di wilayahnya.
Baca tanpa iklan