News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mengenal Kampung Biha di Nabire, Lokasi Pos Jaga PT Kristalin yang Diserang, 2 Orang Tewas Terbakar

Penulis: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pos Penjagaan milik PT Kristalin Ekalestari (KEL) di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah diserang orang tak dikenal hingga menewaskan 2 orang, Sabtu (21/2/2026).

Pos penjagaan yang diserang adalah Pos Penjagaan Palang I Bendungan Kali Musairo yang terletak di Kampung Biha, Distrik Makimi.

Tentang Kampung Biha

Kampung Biha adalah salah satu kampung di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. 

Baca juga: Rumah Sakit Musashi Kosugi Jepang Diserang Ransomware, Pelaku Tuntut Tebusan Rp16,47 Triliun

Kampung ini menjadi sorotan karena insiden keamanan yang menimpa perusahaan tambang emas PT Kristalin Ekalestari (KEL).

Kampung Biha terletak di jalur Jalan Musairo, wilayah Distrik Makimi.

Distrik Makimi adalah wilayah dengan basis ekonomi pertanian dan perkebunan, serta memiliki aktivitas pertambangan emas. 

Meski potensial, distrik ini menghadapi tantangan berupa stabilitas keamanan yang terganggu oleh konflik lokal.

 

POS PENJAGAAN DIBAKAR - Petugas gabungan dari Polres Nabire dan Satgas Damai Cartenz melakukan penyisiran di lokasi kebakaran yang diduga dilakukan orang tak dikenal (OTK) di Kawasan perusahaan tambang PT Kristalin Ekalestari Nabire, Sabtu (21/2/2026). (Tribun Papua/Istimewa)

 

Masyarakat di Kampung Biha sebagian besar bergantung pada pertanian, perkebunan, dan aktivitas ekonomi lokal.

Kehadiran tambang emas PT KEL di sekitar kampung memberi dampak ekonomi sekaligus tantangan sosial.

PT Kristalin Ekalestari mengoperasikan tambang emas di sekitar Kampung Biha sejak akhir 1980-an.

Lokasi tambang menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi di Distrik Makimi, dengan pekerja lokal maupun tenaga asing.

Pada 21 Februari 2026, pos penjagaan PT KEL di Kampung Biha diserang dan dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya.

Dua orang tewas dalam insiden tersebut, jenazahnya terbakar sehingga sulit diidentifikasi.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini