News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Puluhan Usaha Kecil Ikuti Program Desa Emas 2026 Majalengka, Ini Kata Sandi Uno

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PELATIHAN - Sebanyak lebih dari 40 warga peserta Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 Majalengka, mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi maupun penciptaan lapangan kerja. Workshop dan Optimalisasi Pelatihan Pembuatan Hampers hingga pemasaran tersebut diprakarsai INOTEK Foundation dan Yayasan Indonesia Setara dilaksanakan di Gedung Yudha Karya Bakti Negara, Jl. Ahmad Yani Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka, Jumat (20/2/2026).

Melalui kolaborasi antara Yayasan Indonesia Setara Inotek, Dompet Dhuafa, dan Pemda Majalengka, diharapkan program ini menjadi katalisator percepatan pembangunan ekonomi desa dan pengentasan kemiskinan.

"Sarana untuk mencetak kelompok usaha yang mandiri, inovatif, dan mampu menyerap tenaga kerja secara optimal. Langkah nyata untuk memastikan UMKM Majalengka tidak hanya "jago kandang", tetapi mampu bersaing di kancah nasional maupun global," pungkasnya.

Aulia Putri dari KWT Mulya Mukti mengaku sangat tertolong dengan mengikuti program Desa Emas Majalengka.

Pasalnya kegiatan tersebut selain mengajak masyarakat agar dapat menjadi enterpreneur, juga melatih UMKM dapat berinovasi agar produknya dapat bersaing dengan produk lain dari segi kualitas, rasa, packaging, hingga pemasaran.

"Kegiatan ini sangat seru dan menyenangkan.
Semoga dengan pelatihan ini usaha kita semakin berkembang dengan program," kata Aulia.

Sementara itu peserta workshop lainnya, Memi dari KWT Seruni mengaku kegiatan workshop desa emas sangat bermanfaat untuk para pelaku usaha.

"Alhamdulillah dengan kegiatan ini kami bisa mendapatkan berbagai ilmu terutama untuk produk unggulan yang ada di daerah kami. Harapannya program ini membantu memajukan UMKM dan meningkatkan kualitas produk hampers agar lebih inovatif dan dapat menarik pembeli," kata Memi.

Workshop tersebut diikuti oleh sejumlah UMKM dari berbagai sektor diantaranya Pengolahan Perkebunan Mangga seperti KUB Aghnia Maja dan KUB Asboro. Pemasaran Produk Hilirisasi seperti Koperasi Sobat Sehati Majalengka dan KDMP Paniis Kecamatan Maja. Pengolahan Hasil Tani seperti KWT Edelweiss, KWT Seruni, KWT Mulya Mukti. Pengolahan Hasil Perikanan seperti Koperasi Randegan Ikan Sejahtera, Poklahsar Pindang Haji Ceceng, Poklahsar Sukaraharja. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini