Sejumlah pengamat pendidikan menilai bahwa inisiatif berbasis komunitas dapat meringankan beban individu dalam jangka pendek. Namun, perbaikan menyeluruh tetap bergantung pada kebijakan struktural dan komitmen anggaran negara.
Dalam konteks ini, langkah TWS mencerminkan partisipasi masyarakat sipil—khususnya komunitas digital—dalam merespons ketimpangan yang terjadi di lapangan.
Bagi Sulianto Indria Putra, keterlibatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral.
“Kita mungkin tidak bisa menyelesaikan persoalan nasional sendirian, tetapi kita bisa mulai dari lingkar pengaruh yang kita miliki,” ujar Suli.
Baca tanpa iklan