News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Makan Bergizi Gratis

Tinjau SPPG Karanglo, Ibas Soroti Kualitas Gizi dan Pengawasan Distribusi MBG

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (kemeja putih) saat meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanglo, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (28/2/2026).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanglo, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (28/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia menaruh perhatian serius pada kualitas gizi serta sistem pengawasan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian hari ketiga Reses Ramadan Religi, Menguatkan Negeri. 

Sebagai Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur VII, Ibas memastikan seluruh tahapan pelaksanaan MBG berjalan sesuai standar operasional, terutama terkait higienitas, kualitas bahan pangan, hingga keamanan distribusi makanan kepada siswa penerima manfaat.

Dia memulai pengecekan dari proses penerimaan bahan baku makanan. Menurutnya, pengawasan kualitas harus dilakukan sejak tahap awal guna menjamin keamanan konsumsi.

“Kita harus memastikan seluruh bahan makanan yang masuk benar-benar higienis dan memiliki kandungan gizi yang baik. Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita,” kata Ibas.

Selain memastikan mutu bahan pangan, Ibas juga menyoroti pentingnya tata kelola distribusi agar makanan yang telah diproduksi tetap aman dan layak konsumsi saat diterima siswa. 

Dia mengingatkan bahwa aspek pengawasan tidak boleh longgar, mengingat program ini menyasar anak-anak sebagai penerima manfaat utama.

Perhatian juga diberikan pada rantai pasok bahan pangan. Ia memastikan buah dan sayur yang digunakan dalam program MBG berasal dari petani lokal Ponorogo, sehingga program nasional tersebut sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar.

“Kalau bahan pangan diambil dari petani lokal, maka manfaat program ini menjadi berlipat. Anak-anak mendapatkan gizi yang baik, sementara ekonomi masyarakat sekitar juga ikut tumbuh,” ucapnya.

Selain bahan makanan, Ibas turut mengecek proses pencucian hingga pengeringan wadah makan yang digunakan dalam distribusi. 

Baginya, kebersihan peralatan menjadi elemen penting dalam mencegah risiko gangguan kesehatan.

“Bukan hanya makanannya yang harus sehat, tetapi wadahnya juga harus steril. Proses pencucian dan pengeringan harus benar-benar diawasi karena ini bagian penting untuk mencegah risiko kesehatan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi operasional SPPG Karanglo yang dinilai telah berjalan baik dan mendapat respons positif dari masyarakat. 

Selain rasa makanan yang dinilai layak, porsi yang disajikan juga disebut telah memenuhi kebutuhan gizi siswa, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini