News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Makan Bergizi Gratis

Program MBG Gerakkan Ekonomi Daerah, Perputaran Uang di Serang Capai Rp 1,2 Triliun per Tahun

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SINERGI EKNOMI RAKYAT - Pelaksaaan program “Sinergi Ekonomi Rakyat” yang digelar Badan Gizi Nasional (BGN) terkait program Makan Bergizi Gratis. . Di Kota Serang, operasional 80–90 dapur MBG mampu menciptakan perputaran uang hingga Rp100 miliar per bulan atau sekitar Rp1,2 triliun per tahun

Bahkan, sejumlah pelaku usaha dan peternak sempat kewalahan memenuhi lonjakan permintaan bahan pangan.

“Ada UMKM yang biasanya memproduksi roti hanya 100 per hari, sekarang diminta sampai 2.000. Ini luar biasa dampaknya,” katanya.

Ia menegaskan pemerintah daerah siap terus berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional agar program MBG dapat berjalan maksimal.

“Ini bukan hanya soal memberikan makanan bergizi gratis kepada masyarakat, tetapi juga dampak ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Banyak UMKM yang sekarang banjir pesanan,” ujarnya.

Dapur MBG Jadi Pusat Produksi Makanan Bergizi

Wakil Ketua BGN Bidang Komunikasi Publik Sony Sonjaya mengatakan dapur yang dibangun di kawasan Masjid Ats-Tsauroh nantinya akan menjadi pusat produksi makanan bergizi yang dikelola melalui sistem SPPG untuk wilayah Serang dan sekitarnya.

Dengan sistem tersebut, distribusi makanan bagi penerima manfaat diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memenuhi standar gizi yang ditetapkan.

“Pembangunan dapur MBG ini adalah langkah nyata agar pelayanan gizi kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Kami berharap fasilitas ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Sony.

Ia menambahkan dapur MBG di kawasan masjid tersebut nantinya akan membantu pemenuhan kebutuhan gizi bagi berbagai kelompok masyarakat, mulai dari siswa madrasah di sekitar masjid, anak-anak yatim usia sekolah, hingga balita yang belum mendapatkan akses program MBG.

“Madrasah yang ada di masjid ini, anak-anak yatim usia sekolah, hingga balita di sekitar masjid yang belum mendapatkan Makan Bergizi Gratis akan menjadi prioritas penerima manfaat,” jelasnya.

Dorong Partisipasi Yayasan dan Mitra

Sony juga menilai model pengelolaan dapur MBG di lingkungan masjid dapat menjadi inspirasi bagi yayasan dan mitra lainnya.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk menjaga keberlanjutan program tersebut.

“Kami berharap yayasan-yayasan yang menjadi mitra bisa mulai menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung fasilitas dapur atau memperbaiki sarana yang rusak, misalnya genteng bocor atau WC yang rusak,” katanya.

Ia menambahkan dapur SPPG harus memiliki fasilitas yang layak dengan standar higiene dan sanitasi yang baik agar mampu memproduksi makanan bergizi secara maksimal.

Selain peletakan batu pertama dapur MBG, Badan Gizi Nasional juga menggelar kegiatan Sinergi Ekonomi Rakyat pada 10–12 Maret 2026.

Kegiatan ini mempertemukan pengelola dapur SPPG dengan kelompok tani (poktan) di wilayah Serang. Tujuannya untuk memastikan bahan baku yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis berasal dari sumber yang sehat, bersih, dan memenuhi standar keamanan pangan.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini