TRIBUNNEWS.COM, BENGKULU - Kabar duka, Kaposyan Liku Sembilan yang juga Wakapolsek Taba Penanjung, Ipda Rodi Pasha, meninggal dunia secara mendadak pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Ipda Rodi Pasha meninggal dunia saat hendak bertugas mengamankan arus mudik Lebaran 2026.
Sebelum meninggal, dia juga sempat mendapatkan penanganan medis di RSD Sungai Lemau.
KRONOLOGI
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, sebelum meninggal dunia almarhum sempat bersiap berangkat menuju Pos Pelayanan (Posyan) Liku Sembilan untuk menjalankan tugas pengamanan arus mudik Lebaran.
Namun di tengah perjalanan, Ipda Rodi Pasha mengeluhkan sesak pada bagian dada.
Ia kemudian memutuskan untuk beristirahat sejenak di Pos Terpadu yang berada di pintu exit tol Taba Penanjung.
Baca juga: Situasi Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Gilimanuk hingga Tanjung Priok, Mobilitas Pemudik Meningkat
Di lokasi tersebut, Ipda Rodi sempat menyampaikan kepada rekan-rekan petugas bahwa dirinya merasakan sesak di bagian dada.
Saat dilakukan pengecekan, diketahui tensi darahnya cukup tinggi.
Beberapa saat kemudian, ketika masih berbincang dengan anggota yang bertugas di Pos Terpadu, Ipda Rodi tiba-tiba pingsan.
Melihat kondisi tersebut, rekan-rekannya langsung membawa Ipda Rodi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Daerah (RSD) Sungai Lemau untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah lebih dari satu jam menjalani penanganan, Ipda Rodi Pasha dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.
Sejumlah anggota kepolisian, termasuk Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo, telah menyampaikan ucapan duka melalui status WhatsApp.
“Kapolres Bengkulu Tengah beserta staf, jajaran dan Bhayangkari mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Ipda Rodi Pasha, Wakapolsek Taba Penanjung,” tulis Kapolres dalam status tersebut.
Baca tanpa iklan