TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Fleksibilitas waktu belanja menjadi kebutuhan penting bagi konsumen modern.
Survei di Amerika Serikat menunjukkan banyak konsumen ingin toko kebutuhan pokok buka 24 jam, karena jam buka tradisional sering tidak sesuai dengan jadwal kerja mereka.
Lebih dari separuh responden menilai layanan buka sepanjang hari memudahkan mereka memenuhi kebutuhan tanpa harus cuti dari pekerjaan.
Permintaan jam operasional panjang tidak hanya berlaku bagi supermarket besar.
Konsumen dengan jadwal padat, termasuk pekerja shift dan keluarga sibuk, mengharapkan toko tetap buka lebih lama, bahkan 24/7, agar layanan tetap tersedia saat dibutuhkan.
Penelitian perilaku belanja menunjukkan sejumlah pembeli tetap aktif membeli kebutuhan di malam hari.
Meski tidak sebesar jam puncak, pola ini menegaskan bahwa belanja malam tidak sepenuhnya sepi, terutama bagi konsumen yang tidak bisa berbelanja di siang hari.
Penyesuaian Operasional Sesuai Pola Konsumen
Di beberapa periode tertentu, seperti Ramadan 2026 atau menjelang Lebaran, toko yang memperpanjang jam buka hingga malam terbukti mampu menangkap lonjakan permintaan.
Penyesuaian ini dianggap efektif untuk menyesuaikan layanan dengan kebiasaan belanja masyarakat yang berubah sepanjang hari.
Di Yogyakarta, jaringan ritel lokal Toko Terobosan Baru menerapkan jam operasional panjang di tiga gerainya yakni Condong Catur, Palagan, dan Bawen yakni buka 07.00–21.00, termasuk hari Minggu dan libur nasional, dengan total layanan hampir sepanjang tahun.
Store Manager Toko Terobosan Baru, Suparmin mengatakan, keberadaan gerai ini bukan hanya soal produk tetapi juga kenyamanan akses dan kepastian layanan.
"Waktu belanja panjang menyesuaikan dengan ritme aktivitas masyarakat saat ini,” katanya.
Selain memberi kemudahan belanja, jam operasional panjang ini juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja dan kerja sama dengan pelaku usaha lokal.
Baca juga: Transaksi Meningkat di Ramadan, Perbankan Perkuat Layanan Nasabah Ritel
Perusahaan bahkan menawarkan opsi konsinyasi maupun investasi bagi mitra usaha yang ingin berkembang.
Baca tanpa iklan