“Bisa juga dikenakan Pasal 263 atau 264 KUHP terkait pemberitahuan bohong yang menimbulkan kegaduhan."
"Ketika Damkar datang ke lokasi dan ternyata tidak ada kejadian, itu memicu keresahan di lingkungan sekitar dan mempermalukan pihak yang dituju,” imbuhnya.
Terlapor juga dikenakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena membuat chat palsu ke Damkar.
“Ini bukan sekadar iseng, ada unsur manipulasi informasi elektronik dan juga potensi pencemaran nama baik, baik di ruang digital maupun secara langsung,” tandasnya.
Baca juga: Viral Anggota DPRD Baubau Ngamuk hingga Kejar Pendemo, Hasan Basri Buka Suara
Kronologi Damkar Semarang Diprank
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono mengaku mendapat laporan palsu dari nomor tak dikenal diduga debt collector pinjaman online (pinjol).
"Jadi, ini ceritanya tadi itu ada laporan ke sini melalui 113, WA-nya Damkar. Ternyata itu DC Pinjol. Jadi itu diteror sama DC Pinjol, terus melaporkan kalau warung nasi goreng itu kebakaran," ungkapnya, Jumat (24/4/2026).
Setelah ditelusuri, pemilik warung nasi goreng memiliki tunggakan utang Rp2 juta ke perusahaan pinjol.
“Tidak ada kebakaran sama sekali. Situasi normal. Bahkan warung nasi gorengnya belum buka,” lanjutnya.
Laporan palsu ke Damkar dibuat untuk mengintimidasi pemilik warung nasi goreng.
“Ada pinjaman di dua platform. Dari situ muncul dugaan bahwa laporan ini dibuat untuk menekan yang bersangkutan agar segera membayar,” tandasnya, dikutip dari TribunJateng.com.
Baca juga: Viral Uang Kas Masjid Akan Dikelola Pemerintah, Kemenag Pastikan Hoaks
Pihaknya sempat menghubungi kembali pelapor dan meminta datang ke kantor untuk klarifikasi.
"Kami beri waktu dua kali 24 jam,” jelasnya.
Hingga kini, pelapor belum meminta maaf secara langsung sehingga Damkar Semarang membuat laporan ke Polda Jateng.
Barang bukti yang diserahkan berupa tangkapan layar komunikasi.
Pelapor sempat mengaku berada di Surabaya, Jawa Timur, namun setelah ditelusuri lokasi terakhirnya di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebagian artikel telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Teror Debt Collector Makin Ngawur, Petugas Damkar Semarang Jadi Korban
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJateng.com/Raf) (Kompas.com/Rahel Nanda)
Baca tanpa iklan