News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Berita Viral

Penipuan dengan Modus Pembersihan Harta di Banyumas, MUI Soroti Ajaran Menyimpang

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

"Padahal korban ini adalah orang yang sakit, yang tidak bisa pergi ke mana-mana," imbuhnya.

Modus utamanya adalah pengobatan alternatif, lalu membujuk rayu korban hingga uangnya dikuras habis.

"Kalau dalam istilah agama seperti sedekah atau tolak bala. Tapi tidak jelas disumbangkan ke yayasan mana. Itu nanti akan kita buktikan di kantor polisi," lanjutnya.

Baca juga: Dokter di Sukabumi Didakwa Penipuan Kasus Pengadaan Ompreng MBG Rp500 Juta, Ini Kronologisnya

Djoko Susanto, menyatakan kliennya dijanjikan hal-hal yang tidak logis serta menyesatkan.

"Mulai dari kekayaan instan hingga keberangkatan haji dan umrah tanpa antrean. Padahal, antrean haji resmi bisa mencapai puluhan tahun. Ini jelas pembodohan," paparnya, Senin (27/4/2026), dikutip dari TribunJateng.com.

Menurut Djoko, W memanfaatkan kondisi korban yang sedang sakit atau mengalami kesulitan hidup. 

"Korban datang dalam kondisi lemah, kemudian dipengaruhi dengan janji-janji, hingga akhirnya menyerahkan seluruh uangnya," imbuhnya.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan, membenarkan adanya laporan dugaan penipuan dengan terlapor W.

"Saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan," tandasnya.

Sebagian artikel telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Korban Dugaan Penipuan Sultan Nusantara di Banyumas Bertambah, Kerugian Hingga Rp500 Juta

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJateng.com/Permata)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini