Pelatihan diperuntukkan tenaga medis, namun Jeni dapat mengikuti karena kenal dengan panitia.
Ia kemudian memperoleh sertifikat yang digunakan sebagai modal membuka klinik kecantikan.
Tetangga Jeni bernama Tengku Jamidi, menerangkan klinik kecantikan milik Jeni sudah tutup sejak dua bulan lalu.
Namun, masih ada warga yang datang untuk menagih utang.
Saat klinik masih buka, Jeni mempekerjakan dua karyawan perempuan.
"Bahkan mengancam akan membuka paksa ruko klinik kecantikan, tapi kami larang," tuturnya.
Sebagian artikel telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Ngaku Dokter Modal Sertifikat Pelatihan,Finalis Putri Indonesia Riau 2024 Lakukan Operasi Kecantikan
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunPekanbaru.com/Rizky)
Baca tanpa iklan