News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kronologi Mobil Kepala Dinas di Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD, Pengemudi Diduga Sakit

Penulis: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TABRAK SISWA - Mobil kijang Innova warna hitam menabrak kerumunan anak SD di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026) sekira pukul 09.20 WIB.

TRIBUNNEWS.COM, PANDEGLANG - Mobil kijang Innova warna hitam yang dikendarai Ahmad Mursidi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, Banten menabrak kerumunan anak SD.

Peristiwa terjadi di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026) sekira pukul 09.20 WIB.

Mobil bernomor polisi A 1633 BF tersebut dikemudikan Ahmad Mursidi (58) menyeruduk kerumunan siswa SDN Sukaratu 5 yang mengerumuni pedagang saat jam istirahat sekolah.

Akibat kejadian tersebut 9 orang menjadi korban, terdiri dari 7 siswa SD, seorang pedagang dan seorang sales.

Seorang di antranya meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni siswa kelas 4 SD berjenis kelamin laki-laki.

Seorang guru, Rika Novianti mengatakan pada saat kejadian para siswa sedang berburu jajan di waktu jam istirahat di halaman sekolah.

Baca juga: Kerumunan Siswa SD yang Sedang Jajan Ditabrak Mobil Kepala Dinas di Banten, Satu Orang Tewas

Tiba-tiba mobil datang langsung menghantam para siswa. 

"Posisi lagi beli jajan, nah mobil itu datang menyeruduk siswa," ujar Rika. 

Sebelum menyeruduk siswa, mobil tersebut terlebih dahulu menabrak seorang sales lalu menyeruduk anak-anak dan pedagang.

Mendengar ada suara benturan, guru-guru yang berada SDN Sukaratu 5 langsung berlari menuju ke lokasi kejadian.

Baca juga: Pemkab Pandeglang Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik: Gunakan Kendaraan Pribadi

Saat itu, sejumlah siswa ada yang dalam kondisi berdarah dan tergeletak.

"Ada yang kebawa, ada yang masuk kolong, ada juga yang masuk selokan," ujarnya. 

Melihat kondisi tersebut, para guru pun langsung memberikan pertolongan terhadap siswa yang menjadi korban.
 
Para korban korban pun langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang. 

"Semuanya dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang. Tadi juga Bupati sudah jenguk ke sini," ucapnya.

Ia mengaku, bahwa para guru sering menegur para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan halaman sekolah. 

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini