TRIBUNNEWS.COM - Di Indonesia, pernikahan beda kewarganegaraan bukan lagi fenomena langka.
Banyak warga negara Indonesia menikah dengan warga asing karena pendidikan, pekerjaan, bisnis, maupun interaksi sosial di dunia digital.
Baru-baru ini, kisah cinta wanita asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan dengan pria asal Turki, viral di media sosial.
Wanita bernama Asni Manggasa asal Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat dipersunting pujaan hatinya asal Turki, Huseyin Dinc.
Akad nikah keduanya digelar di Gedung Saodenrae Convention Center, Kota Palopo, Rabu (6/5/2026).
Keduanya menikah setelah menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR) selama enam bulan.
Selama itu, keduanya tidak pernah bertatap muka secara langsung.
Asni mengungkapkan, perkenalannya dengan pria yang kini resmi menjadi suaminya itu bermula dari seorang teman yang memiliki kerabat menikah dengan warga Turki.
Komunikasi keduanya semakin intens melalui WhatsApp.
Keterbatasan bahasa bukan menjadi penghalang besar bagi mereka, melansir Tribun-Timur.com.
Dalam berinteraksi, Asni dan Huseyin menggunakan kombinasi bahasa Inggris, bahasa Turki, hingga bantuan aplikasi penerjemah untuk saling memahami perasaan masing-masing.
Baca juga: Wanita Lampung Nyamar Jadi Pria untuk Nikahi Gadis Sinjai, Gagal usai Dimintai Uang Panai Rp250 Juta
Keyakinan Asni untuk menerima pinangan Huseyin muncul karena kagum akan sosok pria tersebut.
Ia menyebut, suaminya merupakan seorang hafidz dan taat beribadah.
“Alhamdulillah, dia rajin shalat, akhlak dan agamanya bagus. Dia juga seorang hafidz (penghafal Al Quran),” katanya, Rabu, dilansir Kompas.com.
Keseriusan Huseyin dibuktikan dengan datang langsung dari Turki ke Indonesia.
Baca tanpa iklan