News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Candaan 'Tembak Saya di Dada' Berujung Maut, Mahasiswa di Sumba Tewas Seketika

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DITEMBAK SENAPAN ANGIN - Keluarga Mario Marselino Kurra (24), mahasiswa semester akhir Universitas Stella Maris Sumba tewas tertembak pada Jumat (22/5/2026) lalu sekitar pukul 16.00 wita

Ringkasan Berita:

  • Mario Marselino Kurra tewas tertembak senapan angin di rumahnya di Sumba Barat Daya saat menjaga kios keluarga 
  • Polisi menetapkan ABK (20) sebagai tersangka setelah diduga menembak korban usai candaan yang berujung petaka 
  • Keluarga korban meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku

 

Laporan Reporter Pos Kupang, Petrus Piter

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Mario Marselino Kurra (24), mahasiswa semester akhir Universitas Stella Maris Sumba, tewas tertembak senapan angin di kediamannya di Gokat, Desa Weepangali, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

Keluarga korban meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penembakan yang menewaskan Mario.

Paman korban, Lambertus Gaina Bara, didampingi ayah kandung korban Petrus Ngongo Kurra, mengatakan korban ditembak di bagian dada kanan hingga meninggal dunia.

“Saat kejadian saya bersama istri berada di belakang rumah. Sedangkan anak kami, Mario, berada di depan menjaga kios. Dia duduk di bale-bale depan kios,” kata Petrus saat ditemui di Kampung Wano Karedi, Desa Karuni, Senin (25/5/2026).

Menurut keluarga, saat itu korban sedang melayani seorang penjual es krim yang biasa datang ke kios mereka.

Baca juga: Ditembak Mati Secret Service, Pelaku Penembakan Gedung Putih Ternyata Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa

Beberapa menit kemudian terdengar teriakan bahwa Mario terkena tembakan.

“Saya langsung lari ke depan dan melihat darah menetes dari dada kanan. Korban sudah tidak bersuara lagi,” ujar Petrus.

Ia mengaku sempat bertanya kepada pelaku mengenai alasan penembakan tersebut.

“Saya sempat tanya kepada pelaku, ‘Kau buat apa ke anak saya?’ Dia jawab hanya main-main,” katanya.

Korban kemudian dilarikan ke RS Karitas Weetabula. Namun setelah diperiksa dokter, nyawa Mario tidak dapat diselamatkan.

Keluarga berharap pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pelaku Menyerahkan Diri

Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Harianto Rantesalu melalui Kasat Reskrim Iptu Yakobus K. Sanam mengatakan polisi telah menetapkan ABK (20) sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Penyidik sudah melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah TKP, meminta keterangan saksi hingga mengamankan barang bukti,” ujar Yakobus Sanam saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).

Menurut polisi, pelaku datang ke kios korban untuk membeli rokok dan sempat dilayani oleh adik korban. Setelah keluar dari kios, pelaku ditegur oleh korban.

Korban kemudian diduga sempat melontarkan candaan kepada pelaku.

“Korban sempat berkata, ‘Coba ko tembak saya di bagian dada,’ lalu pelaku langsung mengokang senapan angin dan menembak satu kali hingga mengenai dada kanan korban,” jelas Yakobus.

Baca juga: Fakta Senjata Api dalam Kasus Penembakan Anggota TNI di Palembang, Sertu MRR dan DS jadi Tersangka

Akibat tembakan tersebut, korban langsung jatuh ke tanah.

Ayah korban kemudian membawa Mario ke RS Karitas Weetabula, namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Polisi menyebut pelaku sempat ikut ke rumah sakit sebelum akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Loura.

Polisi Amankan Barang Bukti

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi mengamankan satu pucuk senapan angin jenis uklik atau pompa merek Mauser dengan kaliber 4,5 mm.

Senapan tersebut memiliki kekuatan tembak sekitar 600 hingga 1000 fps dengan jarak efektif akurasi 30 hingga 50 meter.

Selain itu, polisi juga mengamankan pakaian korban sebagai barang bukti.

Saat ini tersangka ABK ditahan di Mapolres Sumba Barat Daya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga berencana melakukan autopsi terhadap jenazah korban pada 30 Mei 2026 guna mengeluarkan proyektil peluru yang masih bersarang di tubuh korban.

 

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Polres SBD Tahan ABK Yang Diduga Sebagai Pelaku Pembunuh Mario Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penembakan yang Menewaskan Mario dan  BREAKING NEWS: Mahasiswa Unmaris Sumba Tewas Tertembak Senapan Angin

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini