News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Api Masih Muncul di Rumah Warga Sleman meski Septic Tank Diperbaiki, Pengamat: Kemungkinan Gas Lain

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEBAKARAN - Rumah warga di Padukuhan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, dilanda kebakaran berulang kali. Total sudah lebih dari 40 kali api muncul secara acak di rumah milik Mutfiana tersebut.

Barang itu berupa handuk merah yang kemudian terbakar dan jatuh ke lantai.

Kemungkinan Adanya Gas Lain

Tentang fenomena tersebut, dosen Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Chandra Purnomo mengungkap adanya kemungkinan gas lain yang menjadi pemicu kebakaran.

Chandra menjelaskan kebakaran dapat terjadi karena ada unsur segitiga api.

Segitiga api itu adalah bahan bakar, udara atau oksigen dengan kadar tertentu, dan sumber api.

Ia menyebut kebakaran yang terjadi di rumah warga Sleman itu bisa terjadi karena adanya beberapa gas.

Sebab, menurutnya, gas metana yang terjebak di ruangan tertutup umumnya menimbulkan ledakan.

"Dan itu ada range persenannya, sekitar 5-15 persen. Juga harus terpenuhi segitiga api, ada oksigen atau udara, ada pemicu kebakarannya juga, misal puntung rokok, kompor, atau korek, atau mungkin stop kontak."

"Kalau metan yang terkumpul di ruang tertutup, kemudian tersulut, biasanya ledakan."

Baca juga: Kebakaran di Kampus Binus Kemanggisan, Warga Duga Korsleting Listrik Jadi Pemicu

"Tetapi kan di rumah itu ada pemotongan ayam ya, kemungkinan ada campuran-campuran gas tertentu, yang tidak hanya metan," katanya, Kamis (28/5/2026), dilansir TribunJogja.com.

Kemungkinan gas lain yang terbentuk seperti amonia, NH3, dan H2S.

Selain gas-gas tertentu yang terbentuk karena septic tank, ada juga bahan-bahan kimia yang ada di sekitar rumah.

Dia menyebut ada sejumlah bahan kimia yang uapnya mungkin dapat berbahaya. Di antaranya peroksida, klorin, dan lain-lain.

Uap dari bahan kimia itu dapat menambah potensi kebakaran.

"Kemungkinan tidak hanya limbah domestik, tidak hanya limbah rumah tangga, jadi mungkin lebih kompleks, apalagi kalau pakai desinfektan yang kemudian mengalir ke septic tank."

"Bisa jadi campuran-campuran itu menyebabkan slow ignition (pembakaran lambat yang menjadi pemicu kebakaran)," terangnya.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini