TRIBUNNEWS.COM, KUDUS – Kebakaran yang menghanguskan kandang kambing milik Lisanto (66) di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa (16/6/2026), kembali menyoroti rendahnya standar keamanan kebakaran di sektor peternakan rakyat.
Dalam peristiwa tersebut, 23 ekor kambing tewas terpanggang setelah api melalap kandang yang berada di area persawahan. Hanya seekor kambing yang berhasil selamat meski mengalami luka bakar.
Anak pemilik kandang, Lutfi Azhar, mengatakan dirinya mengetahui kejadian itu setelah mendapat kabar dari tetangga.
"Ada tetangga yang datang mengabari kalau kandang kambing bapak saya terbakar," ujarnya.
Saat tiba di lokasi, kobaran api telah menghanguskan bangunan kandang beserta seluruh ternak di dalamnya.
Baca juga: Lansia 71 Tahun Tewas dalam Kebakaran Rumah di Cirebon, Pengawasan Warga Rentan harus Jadi Perhatian
"Saya ke sini kandang sudah terbakar, kambing sudah meninggal semua. Saat itu masih ada apinya dan kami berusaha memadamkannya bersama warga," kata Lutfi.
Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Diduga Berawal dari Bediang Pengusir Nyamuk
Lutfi menduga kebakaran berasal dari bediang, yakni pembakaran jerami atau daun kering yang biasa digunakan peternak untuk menghasilkan asap guna mengusir nyamuk.
Praktik ini masih umum dilakukan di berbagai daerah karena murah dan mudah diterapkan. Namun, penggunaan api terbuka di sekitar kandang berbahan bambu dan kayu memiliki risiko tinggi memicu kebakaran.
"Dugaan kebakaran karena bediang untuk mengurangi nyamuk. Kalau malam nyamuk memang banyak," ujarnya.
Api diduga merembet ke bagian kandang yang sebagian besar terbuat dari bambu sehingga cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Bukan Kasus Pertama
Peristiwa di Kudus menambah daftar kebakaran peternakan yang terjadi sepanjang tahun 2026.
Pada Mei lalu, kandang ternak milik Abdul Kalim (68) di Jogoroto, Jombang, juga terbakar setelah diduga dipicu bara api yang belum padam dari aktivitas pembakaran sarang manyang. Akibat kejadian itu, dua ekor kambing dan 50 ekor ayam mati.
Di Pangandaran, kebakaran kandang ayam broiler menewaskan sekitar 20.000 anak ayam.
Baca tanpa iklan