News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nanti Malam, Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Indonesia

Penulis: Sri Juliati
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nanti Malam, Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Indonesia

Keistimewaan Hujan Meteor Perseid

Marufin berkata, hujan meteor perseid memiliki banyak perbedaan dengan hujan meteor lain.

Mulai dari jumlah meteor maksimum (Zenith Hourly Rate/ZHR) yang tergolong besar sampai 100 meteor per jam bila langit dalam kondisi sempurna.

"Kemudian sumber hujan meteor perseid juga berbeda dengan hujan meteor lain."

"Seluruh hujan meteor periodik berasal dari remah-remah komet, tapi hanya Perseids yang punya karakter hujan meteor kuat sementara komet induknya punya periode agak panjang," jelas Marufin.

"Beda lainnya, Perseids berpotensi memproduksi meteor terang atau fireball dalam puncak hujan meteornya," imbuh dia.

Bisakah hujan meteor perseid tahun ini dilihat dari Indonesia?

Marufin mengatakan, sebenarnya hujan meteor perseid bisa dilihat dari Indonesia.

"Hanya saja situasi langit sedang tak ideal karena (saat puncak meteor Perseid) ada Bulan yang tinggal tiga hari dari purnama," kata Marufin.

Karena puncak meteor perseid adalah H-3 sebelum bulan purnama, maka kondisi langit malam akan terlalu terang.

Fenomena langit seperti hujan meteor akan sulit dilihat.

Secara teori, rasi Perseus sudah terbit di langit timur sejak pukul 00.00 WIB.

Mulai saat itu pula, hujan meteor bisa dilihat.

"Karena ada Bulan yang masih sangat terang dan baru terbenam pukul 02.00 WIB, maka dalam praktiknya hujan meteor baru bisa dinikmati mulai jam 02.00 WIB dini hari sampai saat subuh," tutup Marufin.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Hari Lagi Puncak Fenomena Hujan Perseid, Ada 100 Meteor Per Jam"

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini