Fakta bahwa Bulan berada pada jarak maksimumnya dari ekuator Bumi hari ini, turut diyakini mempercepat rotasi planet, meskipun hanya dalam skala milidetik.
Bagi kehidupan sehari-hari, perubahan ini memang nyaris tidak berpengaruh langsung.
Namun, bagi sistem navigasi satelit, jaringan komunikasi global, dan sistem penanggalan internasional, setiap milidetik sangat penting.
Apakah Hari Terpendek Hanya Terjadi pada Tahun 2025?
Tidak, hari terpendek bukan hanya terjadi pada tahun 2025.
Fenomena hari yang lebih pendek dari 24 jam sudah mulai terdeteksi sejak tahun 2020, dan telah berulang setiap tahunnya sejak saat itu.
Ini menandakan bahwa tren percepatan rotasi Bumi telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, bukan hanya di 2025.
Tahun 2025 adalah tahun pertama di mana tercatat ada tiga hari dalam satu tahun (365 hari) yang lebih pendek dari 24 jam.
Ini menjadikannya tahun dengan jumlah hari terpendek terbanyak sejak pengukuran presisi dimulai.
Tiga tanggal tersebut di antaranya:
- 9 Juli 2025: -1,23 milidetik
- 22 Juli 2025: -1,36 milidetik
- 5 Agustus 2025: -1,25 milidetik
(Tribunnews.com/Farra)
Baca tanpa iklan