News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Berita Viral

Gara-gara Sedotan, Pria Ini Marah hingga Teriaki Karyawan McDonald's, Aksinya bikin Geram Warganet

Penulis: Pravitri Retno W
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pelanggan McDonald's di Hong Kong marah-marah pada karyawan saat mengetahui ia tidak bisa mendapatkan sedotan plastik.

Alih-alih meminta maaf atau merasa malu atas sikapnya, si pelanggan pergi begitu saja setelah menerima pesanan.

Bahkan ia sempat menunjukkan jarinya ke arah karyawan McDonalds.

Baca: Pesta Pernikahan Berubah jadi Bencana, Awalnya Terlihat Bahagia, tiba-tiba Lampu Padam & Semua Panik

Sampai pesanannya selesai, pria ini tetap berteriak dan marah pada karyawan McDonald's. (Facebook/Darron Lam)


Baca: Tak Gosok Gigi 2 Tahun, Pasangan Ini juga Memilih Makan Buah Tiap Hari selama 5 Tahun Terakhir

Unggahan Darron Lam inipun menjadi viral dan mendapat banyak komentar dari warganet.

"Pria di depanmu terlihat santai menikmati hamburger miliknya. Kenapa pria berkemeja putih tak bisa seperti itu?"

"Tidak ada sedotan bukan berarti kamu tak bisa minum. Cukup buka tutupnya dan minum langsung dari gelas. Ia sudah cukup dewasa untuk bisa berpikir praktis."

"Marah-marah hanya karena sedotan? Ia bisa membeli di Circle K jika tak mendapatkannya di McDonalds."

"Apa ia akan membuang minumannya karena tak ada sedotan?"

"Aku mendukung karyawan itu, tapi tidak McDonalds. Semangat kawan!"

Baca: Pria Ini Tambal Semua Lubang di Jalan yang Ia Temui demi Mendiang sang Anak, Kisahnya Viral

Pria ini tak merasa malu saat banyak pelanggan di sekitar memperhatikan sikapnya. (Facebook/Darron Lam)


Baca: Beli Kondominium Tua Berusia 17 Tahun, Pasangan Ini Mampu Sulap jadi Lebih Modern dan Mewah

Jika saja pria berkemeja putih ini tahu bahwa McDonalds telah mengumumkan kampanye tak ada sedotan plastik di hari Senin, ia pasti bisa menghemat energinya untuk melakukan hal lain.

Tak hanya McDonalds, beberapa restoran cepat saji lainnya juga tengah menerapkan kampanye serupa.

Kejadian seperti si pelanggan satu ini juga pernah terjadi sebelumnya.

Seorang ayah marah-marah pada karyawan McDonalds saat diberitahu ia tidak bisa mengikuti tawaran promosi karena masa berlakunya telah selesai.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini