Ia pun paham jika misuh atau mengumpat bagi orang Surabaya sebenarnya bukan marah atau menghina, tetapi juga menandakan keakraban. Keputusan tidak ingin menghilangkan identitas Surabaya-nya diwujudkan Zena dengan menempelkan Vensu sebagai akhir namanya. Vensu adalah kepanjangan dua kota, Venlo dan Surabaya.
Untuk keseharian, Zena sering berbincang dengan ibunya memakai bahasa Jawa. Sedangkan memakai bahasa Belanda jika dengan ayahnya, serta bahasa Inggris dengan teman internasionalnya.
Baca tanpa iklan