Suatu pagi, Midah berjalan di lorong rumah sakit. Langkah kaki Midah terhenti di ujung lorong. Kakinya seperti mau copot karena demi melihat jasad Angel, anaknya yang belum sempat mengenalnya. Kini, tahu-tahu ditemukan dikubur di halaman rumah.
Bagi Midah, 'Anak saya masih seorang Angel. Tapi, kini dia sedang dipeluk dan dijaga oleh malaikat.' Dan hari ini hingga entah kapan, Midah akan berjuang hingga tahu siapa yang sebenarnya tega membunuh anak perempuan manisnya itu.
Baca tanpa iklan