Tapi tidak melulu soal pembunuhan karakter.
"Yang jelas, membuat collapsed (kejatuhan) dengan direncanakan. Semacam black campaign, juga termasuk collapse by design," buka Anggia Chrisanti seperti dikutip dari laman Aura.
Dijelaskannya lebih lanjut, korban atau sasaran tidak dibunuh, tapi dibuat lemah semacam di-bully.
Collapse by design juga dapat diartikan membuat situasi disengaja (by design) dengan tujuan collapsed (kejatuhan) dalam hal ini secara psikis atau mental sehingga membuat seseoang menderita sakit psikis (frustasi dan depresi) sampai merasa tidak berdaya dan putus asa.
Baca tanpa iklan